Hari Reptil Internasional: Taman Reptil Purbalingga hingga Pulau Komodo

Pulau Komodo
Photo by wallpapercave.com
Daftar isi

Selamat Hari Reptil International sahabat Advontura! Hari ini, tepatnya tanggal 21 Oktober telah ditetapkan sebagai Hari Reptil Internasional. Pulau Komodo, Taman Reptil Purbalingga, Predator Fun Park, dan Museum Komodo sangat cocok untuk dikunjungi di hari ini.

Reptil merupakan hewan berdarah dingin yang masuk kedalam kelompok hewan vertebrata kulit bersisik. Reptil memiliki kemampuan untuk melepaskan lempengan tubuhnya sendiri. Sistem metabolisme dan suhu tubuh internal reptil tergantung dengan suhu sekitar tempat mereka berada.

Walaupun banyak yang belum tahu, Hari Reptil Internasional selalu diperingati oleh komunitas pecinta hewan berdarah dingin khususnya reptil.

Banyak sekali jenis – jenis reptil yang lucu dan unik telah ditemukan di Indonesia. Namun perlu disayangkan beberapa spesies reptil terancam punah karena stress Dalam rangka memperingati Hari Reptil Internasional yang jatuh bertepatan pada tanggal 21 Oktober ini, Advontura telah menyiapkan 4 taman hewan reptil di Indonesia yang dapat dikunjungi untuk memperingati Hari Reptil Internasional

Pulau Komodo

Pulau komodo merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang begitu terkenal tidak hanya di dalam negeri, namun juga luar negeri. Taman nasional pulau komodo terletak di Kepulauan Nusa Tenggara, tepatnya ada di sebelah timur Sumbawa dan dipisahkan oleh selat Sape. 

Artikel Terkait

Pulau Komodo merupakan habitat komodo terbesar di dunia. Pada tahun 2019, terhitung sebanyak 3000-an komodo terdapat di pulau itu. Hal yang unik ialah hewan reptil bernama komodo ini hidup berdampingan dengan penduduk lokal.

Dimana sebetulnya komodo adalah hewan reptil berbahaya yang air liurnya mengandung berjuta-juta bakteri. Apabila manusia tergigit, kemungkinan terburuknya yakni kehilangan nyawa. Oleh sebab itu, saat mengunjungi pulau komodo, para wisatawan wajib mengikuti aturan-aturan yang telah diterapkan.

Berikut beberapa tips yang bisa Advontura berikan kepada kalian yang tertarik atau tengah mengunjungi pulau Komodo.

  • Selalu pergi bersama pemandu
  • Jangan melakukan hal-hal berisik ketika berdekatan dengan komodo
  • Dilarang keras memasuki pulau komodo atau berdekatan dengan komodo saat PMS
  • Tidak menyalakan api dan rokok
  • Dilarang membawa ataupun memberi makanan kepada komodo

Tiket masuk pulau komodo

Untuk bertemu hewan reptil asli Indonesia berikut, ada beberapa tiket ataupun karcis yang harus dibayar sebelum memasuki pulau Komodo. Apa saja? Ini dia daftarnya

Jenis Tiket Masuk Taman Nasional Pulau Komodo

Harga 

Karcis masuk Taman Nasional Pulau Komodo

5.000

Jasa pemandu Taman Nasional Pulau Komodo

80.000

Snorkeling Taman Nasional Pulau Komodo

15.000

Kegiatan wisata alam Taman Nasional Pulau Komodo

10.000

Retribusi tempat rekreasi dan olahraga Taman Nasional Pulau Komodo

50.000

Kegiatan wisata alam penelusuran hutan, mendaki gunung Taman Nasional Pulau Komodo

5.000

Kendaraan air kapal motor 100-500 PK Taman Nasional Pulau Komodo

150.000

Total

315.000

Baca juga: Wisata Labuan Bajo: Jembatan Menuju Surga

Predator Fun Park Batu

Predator Fun Park
Predator Fun Park (Photo by diarysivika.com)

Selain taman nasional pulau komodo, salah satu tempat berwisata lainnya yang cocok dikunjungi saat perayaan Hari Reptil Internasional adalah Predator Fun Park Malang. Berada di kawasan wisata Kota Batu tepatnya di Jl. Raya Tlekung No. 315, Kecamatan Junrejo, Batu, Jawa Timur membuat objek wisata Predator Fun Park cukup banyak diketahui oleh wisatawan walaupun masih terbilang baru.

Predator Buaya merupakan icon utama yang diusung oleh objek wisata Predator Fun Park. Destinasi wisata ini menawarkan pengalaman baru untuk pengunjung yang ingin bermain dengan berbagai predator dengan jarak yang cukup dekat.

Hal ini diharapkan agar pengunjung dapat membangun kedekatan dengan reptil ataupun predator serta menghapuskan pikiran bahwa reptil merupakan monster yang harus dihindari manusia.

Tidak perlu khawatir, setiap predator yang ada di objek wisata Predator Fun Park akan diawasi oleh penjaga sehingga pengunjung dapat berinteraksi dengan nyaman dan pastinya aman. 

Wahana seru dan menarik khas Predator Fun Park Batu

Berada di bawah manajemen Jatim Park Group, keseruan wahana yang ada di Predator Fun Park tidak perlu diragukan lagi. Fasilitas umum gratis seperti food court, mushola, kamar mandi, pusat informasi, pasar wisata, hingga area parkir yang luas semua lengkap tersedia. Berikut beberapa wahana seru yang tersedia di Predator Fun Park :

Wahana Predator

Predator Fun Park Batu memiliki banyak wahana hewan predator antara lain Ular Anaconda, Soa Layar, Ular King Kobra, Ikan Piranha Arapaima dan juga Ular Milk Snake. Ular Anaconda yang ada di wahana predator berasal dari Amerika Selatan.

Soa Layar disini memiliki tubuh sepanjang 75 meter. Reptil ini merupakan hewan asli Indonesia dan menjadi kadal agamid terbesar yang ada di seluruh dunia. Untuk  King Kobra memiliki bentuk seperti sendok dan berasal dari Amerika Selatan.Ular king kobra merupakan salah satu ular paling berbisa di dunia.

Ular Milk Snake merupa ular yang memiliki corak indah dan berasal dari AS dan Kanada. Walaupun warnanya sangat menarik perhatian, bisa yang dimiliki ular ini sangat berbahaya. Panjang dari Ular Milk Snake sekitar 51 cm hingga 152 cm dengan 3 warna umum (putih, merah, hitam) yang menghiasi kulitnya.

Beralih ke Ikan Piranha Arapaima, ikan jenis ini terkenal sangat ganas dan dapat memangsa satwa yang ukurannya lebih besar darinya. Ikan Piranha berasal dari Sungai Amazon dan memiliki gigi yang tajam untuk menerkam mangsa.

Galeri Buaya

Di zona galeri buaya yang ada di Predator Fun Park pengunjung dapat melihat beberapa jenis buaya koleksi objek wisata Predator Fun Park. Disini pengunjung dapat belajar terkait dengan jenis – jenis buaya yang ada.

Tidak hanya buaya hidup, taman wisata Predator Fun Park Juga memiliki berbagai macam fosil buaya serta pajangan berupa buaya yang telah diawetkan.

Selain itu di galeri buaya ini terdapat spot foto berupa miniatur buaya yang sedang diserang, buaya yang menggigit mangsa, hingga buaya yang sedang bermain di atas panggung. Mengambil foto dengan latar miniatur – miniatur tersebut membuat hasil fotonya menjadi lebih unik

Kolam Atraksi Pemancingan Buaya

Berbeda dengan aktivitas memancing pada umumnya, disini pengunjung dapat mencoba pengalam seru memancing buaya. Fasilitas ini membuat pengunjung dapat melihat dan merasakan sensasi menegangkan saat buaya lompat tinggi untuk menangkap umpan yang ada di ujung pancing.

Aktivitas ini dapat dilakukan oleh semua usia tanpa batasan. Namun untuk anak – anak lebih baik berada di bawah pengawasan orangtua agar keamanannya lebih terjamin.

Wahana Bermain yang menyenangkan

Tersedia beberapa pilihan wahana bermain untuk pengunjung yang sudah selesai mengelilingi kawasan Predator Fun Park Batu. Wahana tersebut antara lain coco train, waterboom, extreme trampoline, outbound, hingga family fun house.

Coco train merupakan kereta dengan bagian depan berbentuk kepala buaya. Kereta ini dapat digunakan untuk mengantarkan pengunjung mengelilingi kawasan wisata Predator Fun Park.

Coco train memiliki 3 gerbong yang dapat menampung maksimal 14 orang dalam waktu yang bersamaan. Wahana waterboom yang ada disini dilengkapi dengan berbagai macam dan bentuk water slide yang membuat aktivitas berenang menjadi jauh lebih menyenangkan. Water Slide dengan bentuk dan panjang yang bervariasi siap menemani pengunjung saat bermain air.

Harga Tiket dan Jam Operasi Predator Fun Park Batu

Wisatawan yang berencana untuk memperingati hari reptil Internasional dengan mengunjungi kawasan wisata Predator Fun Park tidak perlu khawatir dengan biaya masuk yang dapat membuat kantong bolong.

Tiket masuk Predator Fun Park hanya dipatok dengan harga Rp 37.500 pada weekdays dan Rp 50.000 pada weekend. Harga tersebut tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan lengkapnya fasilitas yang tersedia di dalamnya.

Harga tersebut termasuk dalam tiket reguler dengan fasilitas penangkaran buaya, kolam renang, galeri buaya, galeri predator, labirin, dan juga penangkaran ikan predator.

Sedangkan untuk wisatawan yang ingin mencoba semua fasilitas bermain yang ada di Predator Fun Park dapat memilih tiket terusan dengan harga Rp 120.000.

Tiket tersebut sudah termasuk dengan wahana bermain tambahan seperti Coco train, trampoline, outbound, family house, playground, dan juga semua fasilitas lain yang ada di objek wisata tersebut. Untuk jam operasi, Taman wisata Predator Fun Park dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 08.30 pagi hingga 16.30 sore.

Taman Reptil Purbalingga

Taman Reptil Sanggaluri
Taman Reptil Sanggaluri (Photo by idntrip.com)

Tidak hanya taman nasional pulau komodo yang menjadi tempat wisat reptil, Purbalingga juga memiliki taman reptil atau yang lebih dikenal dengan Sanggaluri Park merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di Kota Purbalingga. Lokasinya pun juga tidak jauh dari pusat Kota Purbalingga.

Wisata Taman Reptil Purbalingga ini sangat cocok dijadikan destinasi tempat wisata sekaligus destinasi edukasi yang dapat dikunjungi bersama keluarga. Taman Reptil Purbalingga memiliki lahan yang luas dan juga menyediakan berbagai macam wahana yang menarik didalamnya.

Harga tiket masuknya yang murah juga membuat Taman Reptil Purbalingga  digemari oleh para wisatawan. Wisata yang berlokasi di Jl.Raya Bumi Perkemahan Munjuluhur,Desa Kutasari,Kecamatan Kutasari, Kabupaten Purbalingga.

Jarak yang ditempuh dari pusat kota untuk menuju Taman Reptil Purbalingga   sekitar 6 km dekat sekali bukan, selain itu Taman Reptil Purbalingga juga tak jauh dari lokasi Owabong,yakni sekitar 8 km dengan waktu tempuh 10 menit perjalanan.

Tempat wisata Taman Reptil Purbalingga telah diresmikan pada tanggal 13 Agustus 2007. Namun tempat ini terus mengalami perubahan dengan adanya Museum Uang Purbalingga yang dibangun tepat satu tahun setelah wisata ini diresmikan.

Pada tahun 2009 akhir tempat ini juga membangun 2 wahana baru yakni Museum Wayang dan Artefak serta Wahana Iptek. Tepat pada tahun 2010 Taman Reptil Purbalingga resmi berubah nama menjadi Sanggaluri Park.

Arti nama Sanggaluri Park sendiri merupakan sebuah tempat untuk mencari ilmu. Selain menjadi tempat untuk berwisata Sanggaluri Park sangat cocok dijadikan sebagai wisata edukasi bagi para pengunjung.

Wahana Wisata Taman Reptil Purbalingga

Terdapat beberapa wahana yang seru dan mengasyikkan yang dapat kalian nikmati di Taman Reptil Purbalingga  antara lain:

Wahana Iptek Sanggaluri Park

Pada wahana ini para pengunjung dapat mendapatkan informasi dan edukasi terkait pembelajaran fisika dll.

Reptil and Insect Park

Wahana ini sangat cocok bagi kalian para pecinta reptil karena terdapat beberapa jenis reptil dan serangga yang dapat kalian jumpai seperti ular,tokek,kumbang,kupu-kupu dll. selain itu terdapat hewan yang diawetkan pula disini.

Museum Uang

Museum uang ini memiliki beberapa koleksi uang pada zaman dahulu hingga saat ini, koleksi uangnya pun bukan hanya rupiah namun juga ada beberapa mata uang negara asing.

Rumah Kaca

Bagi kalian yang pernah mencoba wahana rumah kaca pasti sudah tidak asing lagi dengan wahana ini, wahana ini sa seperti wahana rumah kaca pada wisata lainnya,hanya saja ukurannya lebih kecil.

Taman Batu

Terdapat batu-batuan besar yang dapat kalian manfaatkan untuk beristirahat di sela-sela kunjungan wisata kalian di Taman Reptil Purbalingga.

Museum Wayang dan artefak

Pada museum ini terdapat beberapa koleksi wayang serta peninggalan bersejarah pada zaman dahulu.

Pijat Ikan

Bagi para pengunjung yang suka terapi kesehatan bisa mencoba terapi kesehatan ikan yang ada di Taman Reptil Purbalingga.

Taman Burung

Taman burung ini memiliki beberapa koleksi burung dengan bermacam jenis,ini bisa dijadikan sebagai edukasi fauna untuk anak-anak kecil. Taman Reptil Purbalingga memiliki aneka burung yang unik dan menarik, bahkan ada juga burung-burung yang hampir punah dikembangkan dan dirawat dengan baik di sini.

Dan masih banyak lagi wahana lainnya yang dapat kalian coba saat berada di Taman Reptil Purbalingga. Semua wahana yang ada di Taman Reptil Purbalingga ini aman bagi pengunjung yang membawa anak kecil, jadi tidak usah khawatir untuk membawa anak kecil untuk berwisata disini. Namun tetap harus pengawasan orang tua dan tetap mengikuti semua peraturan yang telah tertulis.

Harga Tiket Taman Reptil Purbalingga

Tiket masuk untuk memasuki Taman Reptil Purbalingga  kalian harus membayar tiket sebesar Rp 15.000 untuk hari senin sampai jumat, sedangkan untuk akhir pekan kalian harus membayar Rp 20.000.

Harga ini sangat terjangkau dan cocok untuk dijadikan destinasi keluarga,selain harganya yang ramah dikantong wisata ini juga memberikan banyak ilmu dan wawasan baru mengenai aneka jenis reptil yang ada di Taman Reptil Purbalingga.

Fasilitas yang tersedia di Taman Reptil Purbalingga

Parkir

Untuk para wisatawan tidak perlu bingung memarkirkan kendaraan,karena tempat ini menyediakan lahan parkir yang cukup luas untuk dapat menampung kendaraan roda 2 maupun roda 4. dan lahan parkir ini memiliki keamanan yang cukup baik, jadi keamanan kendaraan anda akan terjamin. 

Mushola

Bagi para wisatawan muslim juga telah disediakan mushola untuk menunaikan ibadah di sela-sela liburan di tempat ini. Tempatnya pun cukup nyaman dan bersih.

Toilet

Terdapat banyak toilet yang tersedia, toilet disini pun terjaga kebersihannya. hal ini untuk membuat pengunjung merasa nyaman. 

Gazebo

Tersedia gazebo yang dapat digunakan pengunjung untuk beristirahat saat merasa lelah berkeliling Taman Reptil Purbalingga.

Tempat makan

Beberapa tempat makan dan warung makan telah tersedia di tempat ini. para pengunjung tidak perlu khawatir dan bingung mencari tempat makan saat sedang berwisata di Taman Reptil Purbalingga.

Museum Komodo dan Taman Reptil

Museum Komodo
Museum Komodo (by travel.kompas.com)

Photo by travel.kompas.comJika masih belum sempat berkunjung ke taman nasional pulau komodo, maka alternatif lainnya yakni mengunjungi Museum Komodo dan Taman Reptil di Jakarta. 

Di museum ini para pengunjung dapat melihat secara langsung pesona satwa-satwa langka yang telah diawetkan. Namun para pengunjung tetap bisa menikmati keindahannya, karena satwa ini terlihat seperti reptilia hidup. Bentuk bangunan ini didesain khusus dan unik yakni dengan bentuk komodo.

Jadi nama komodo hanyalah karena bentuk bangunannya saja. Kalian tidak bisa menemui komodo seperti yang ada di taman nasional pulau komodo.

Museum ini merupakan bagian dari Taman Mini Indonesia Indah, Museum Komodo dan Taman Reptil memiliki beberapa komodo yang jinak saat berada dekat dengan para pengunjung.

Selain komodo juga terdapat koleksi binatang lainnya seperti reptil dan mamalia dengan kondisi seperti berada di habitat aslinya. beberapa jenis hewan yang hampir langka pun juga da di sini seperti singa, harimau, beruang, gajah dan lain-lain.

Terdapat kupu-kupu, kepiting, keong yang berasal dari daerah di seluruh Indonesia. Di Taman Reptil kalian dapat menjumpai aneka hewan reptil seperti biawak, ular, kadal, king cobra yang dipamerkan pada para pengunjung.

Bagi anak-anak yang ingin berfoto atau memegang langsung ular maka mereka dapat berinteraksi langsung di Taman Sentuh. Tentunya wisata di Museum Komodo dan Taman Reptil ini akan memberikan pengalaman yang luar biasa mengenai dunia satwa khususnya satwa reptil.

Hal-Hal Menarik yang bisa dilakukan di Museum komodo dan Taman Reptil

Melihat Ular di Dalam Gua yang Gelap

Di Museum Komodo dan Taman Reptil ini para pengunjung diajak masuk ke dalam gua reptil yang cukup gelap untuk menyaksikan beberapa koleksi ular.

Koleksi ular disini memiliki ukuran tubuh yang cukup panjang dan besar. Selain itu di dalam gua ini juga terdapat beberapa reptil seperti biawak,ular anang yang hampir punah, sanca olive dan juga sanca batik. Bagaimana? Tertarik untuk melihat reptil dengan nuansa gua yang gelap?

Memberi Makan Buaya

biasanya beberapa wisata hanya menyuguhkan pertunjukan pawang yang memberi makan buaya. namun di Museum Komodo dan Taman Reptil ini para pengunjung dapat memberi makan buaya sendiri dengan pengawasan pawang pastinya.

Memberi makan buaya sendiri ini masuk ke dalam program Mancing Buaya. Apakah kalian tertarik untuk memancing buaya? siapkan mental dan nyali yang cukup besar bagi kalian yang ingin mencobanya.

Menonton Film Reptil

Terdapat sebuah auditorium yang gunanya untuk memutar film seputar hewan reptil dan satwa yang dilindungi maupun hampir punah. Dengan adanya auditorium ini diharapkan pengunjung mendapatkan informasi dan wawasan baru terkait satwa yang ada di Museum Komodo dan Taman Reptil. 

Edukasi mengenai ular

Museum Komodo dan Taman Reptil juga memiliki sebuah acara edukasi yang bertajuk penanganan ular berbisa dan tidak berbisa yang diadakan setiap hari libur nasional.

Para pengunjung dapat menanyakan hal-hal seputar penanganan ular serta cara pertolongan pertama saat tergigit ular. Bagi kalian yang memelihara ular,kalian pun juga bisa menanyakan mengenai tips dan trik merawat ular yang baik dan aman pada perawat satwa profesional yang ada di Museum Komodo dan Taman Reptil.

Harga Tiket Museum Komodo dan Taman Reptil

Para pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 25.000 untuk dapat menikmati dan menyaksikan semua satwa yang ada di tempat wisata ini. Dan untuk edukasi wisata, pengunjung harus membayar Rp 55.000 untuk dapat mengikuti kegiatan edukasi wisata. 

Harga tiket yang terjangkau inilah yang membuat Museum Komodo dan Taman Reptil ini selalu ramai pengunjung setiap harinya.

Fasilitas yang ada di Museum Komodo dan Taman Reptil

Museum Komodo dan Taman Reptil merupakan bagian dari Taman Mini Indonesia Indah, jadi fasilitas yang ada disini pun sangat memadai untuk digunakan pengunjung. Terdapat lahan parkir yang luas untuk menampung kendaraan para pengunjung.

Toilet yang tersedia pun juga sangat banyak dengan kebersihan yang terjaga pula. Terdapat tempat makan juga yang disediakan agar para pengunjung tidak perlu susah mencari tempat makan yang berada di sekitar Museum Komodo dan Taman Reptil.

Walaupun tidak terlalu banyak orang yang mengetahuinya, memperingati Hari Reptil Internasional sebenarnya perlu dilakukan. Walaupun reptil memiliki populasi yang besar namun ada beberapa jenis reptil yang populasinya mulai langka seperti komodo-komodo yang terdapat di taman nasional pulau komodo.

Dengan adanya peringatan Hari Reptil Internasional ini diharapkan manusia dapat lebih menghargai keberadaan baik reptil maupun populasi flora dan fauna yang ada di sekitarnya. Memilih memperingati Hari Reptil Internasional dengan mengunjungi objek wisata reptil merupakan hal yang tepat untuk dilakukan.

Selain itu, upaya melestarikan dan menjaga jumlah populasi reptil juga perlu dilakukan agar satwa-satwa langka tersebut tidak mengalami kepunahan.

Perlunya edukasi pada generasi muda mengenai satwa dapat dilakukan sejak dini contohnya dapat dimulai dengan cara Memperingati Hari Reptil Internasional yang dirayakan setiap tahun sekali. Diharapkan dengan adanya peringatan Hari Reptil Internasional setiap generasi memiliki rasa cinta dan kasih terhadap semua binatang.

Baca juga: 30 Pantai di Malang: Surga Indah Tersembunyi

 

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *