Wisata Puncak Lawang Bukittinggi, Pesona Negeri di Atas Awan

Puncak Lawang
Daftar isi

Puncak Lawang Bukittinggi atau biasa disebut dengan Negeri di Atas Awan adalah sebuah kawasan perbukitan yang terletak di atas Danau Maninjau, tepatnya berada di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Berbeda dari beberapa kawasan di Sumatera Barat lainnya, kawasan wisata alam ini mempunyai hawa yang sejuk dan pemandangan alam yang sangat indah di atas ketinggian 1200 mdpl.

Kondisi alamnya yang indah serta dibarengi dengan upaya pengembangan yang dilakukan para pihak pengelola, membuat kawasan wisata ini menjadi salah satu destinasi wajib bagi Anda yang sedang berlibur di kota Bukittinggi. Mau tahu informasi lengkapnya? Yuk simak informasinya di bawah ini…

Puncak Lawang Bukittinggi

Kawasan ini pada zaman penjajahan Belanda merupakan tempat beristirahatnya para bangsawan Belanda. Namun setelah Indonesia merdeka, tempat ini berangsur-angsur menjadi tempat wisata andalan rakyat Bukittinggi.

Lokasi wisata ini punya tiga pesona berbeda. Pada pagi hari, kawasan ini diselimuti kabut tebal dan membuat Anda seakan-akan berada di sebuah negeri di atas awan.

Artikel Terkait

Ketika siang datang, kabut mulai hilang dan digantikan dengan pemandangan indah Danau Maninjau yang ada di bawah puncak bukit. 

Sedangkan saat sore hari, Anda bisa menikmati pemandangan matahari terbenam yang megah dan sangat jelas bila dilihat dari atas bukit.

Selain alamnya, terdapat banyak objek wisata dan kegiatan bermain yang ada disini. Dijamin Anda tidak akan pernah bosan kalau datang ke sini.

Objek Wisata Puncak Lawang

Kawasan memang merupakan jenis wisata alam, tapi berbagai objek wisata Puncak Lawang sudah menanti Anda di sini. Berikut adalah beberapa rekomendasi kegiatan yang bisa Anda lakukan versi Advontura!

Danau Maninjau dari Puncak Lawang

Puncak Lawang merupakan tempat yang paling cocok untuk melihat keindahan Danau Maninjau. Danau ini memiliki air yang berwarna biru dan dikelilingi oleh bukit.

Airnya yang biru merefleksikan awan-awan di atasnya dan membuat Anda seakan-akan sedang melihat langit di permukaan airnya. 

Melalui ketinggian 1200 mdpl, Anda bisa menikmati keseluruhan panorama danau hingga 100 kilometer jauhnya. Lewat pemandangan yang luar biasa tersebut, dijamin mata dan pikiran Anda akan menjadi rileks seketika.

Mencoba Paralayang

PUNCAK LAWANG Paralayang
Paralayang (Photo by id.wikipedia.org)

Menjadi salah satu tempat paralayang terbaik di ASEAN, objek wisata Puncak Lawang ini selalu menjadi incaran para wisatawan yang datang.

Bagi Anda yang ingin mencoba, Anda tidak perlu khawatir jatuh karena sudah ada pemandu atau instruktur berpengalaman yang siap mendampingi.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk satu kali penerbangan adalah Rp 300.000,00 per orang. Meski agak mahal, tapi tentunya sangat sepadan dengan pengalaman yang didapatkan.

Berpose di Spot Foto Pilihan

Satu hal yang tidak boleh dilewatkan ketika berkunjung di sini adalah mengambil foto. Selain berfoto dengan latar belakang Danau Maninjau, ada berbagai spot foto menarik yang sudah disiapkan khusus untuk para pengunjung yang datang.

Beberapa spot foto yang bisa Anda kunjungi adalah anjungan kapal yang seakan menggantung, sarang burung raksasa, atau berfoto di deretan pohon pinus dan kabut putih. 

Bersantai di Hutan Pohon Pinus

Hutan Pohon Pinus di sini memiliki daya tariknya sendiri. Selain karena hawanya yang sejuk dan pohon-pohon hijau yang memanjakan mata, kabut yang ada membuat suasana semakin syahdu dan tentram.

Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang ingin duduk-duduk dan menikmati kesejukan beristirahat di bawah pohon pinus. Karena keindahannya juga, tidak jarang tempat ini menjadi lokasi pemotretan pre-wedding lho..

Off-Road ATV

Mencoba off-road ATV di puncak ini adalah pilihan yang tepat, apalagi kalau Anda suka dengan trek yang menantang. Panjang trek sejauh 1 kilometer dengan kondisi arena yang berlumpur dan berbukit. 

Jika Anda tertarik, Anda bisa menyiapkan biaya sekitar Rp 75.000,00 untuk satu kali jalan. Bagaimana, tertarik mencoba?

Baca juga: Bukit Holbung Samosir, Bukit dengan View Danau Toba

Outbound dan Area Bermain Anak

Bagi Anda yang membawa anak, jangan khawatir si Kecil bosan. Karena berbagai macam permainan anak sudah disediakan di sini. Bukan hanya agar anak tidak bosan tapi juga untuk mengasah kemampuan motorik kasar dan halusnya.

Di Area Bermain Anak, anak bisa bermain ayunan, jungkat-jungkit, perosotan dan lain sebagainya. Sedangkan orang tua bisa menikmati kopi atau teh yang tersedia di restoran kecil sepanjang area.

Fasilitas outbound yang ada antara lain flying fox, jembatan goyang dan panjang tali. Fasilitas ini bisa Anda rasakan dengan membayar sekitar Rp 25.000,00 untuk satu kali bermain. 

Kegiatan ini juga cukup aman untuk anak-anak, tapi tetap disarankan agar orang tua terus sigap mengawasi buah hatinya masing-masing.

Belajar Pengolahan Gula di Pabrik Tebu Tradisional Katayo

Pada pabrik ini, Anda bisa mengajak anak dan keluarga lainnya untuk melihat proses pembuatan gula tradisional yang dibuat dengan bantuan sapi. Prosesnya cukup unik dan tentunya menjadi pengalaman dan pengetahuan baru untuk para pengunjung.

Kemah Asyik

Berkemah di sini memang diperbolehkan asalkan dengan izin pihak pengelola. Izin ini sangat penting karena Anda akan dipandu untuk mencari tempat kemah yang aman mengingat kabut tebal yang sering datang dan mengganggu jarak penglihatan.

Bagi Anda yang tertarik datang, persiapkan bahan makanan, baju, obat-obatan dan perlengkapan lainnya dengan baik ya..

Tiket Masuk dan Jam Buka Puncak Lawang

Wisata Puncak lawang
Wisata Puncak lawang (Photo by rentalmobilpadang.co.id)

Tarif tiket masuk mulai hari Senin sampai Sabtu adalah Rp 20.000,00 per orang dan hari Minggu atau hari libur adalah Rp 25.000,00.

Kawasan ini dibuka sejak jam 8 pagi hingga jam 6 sore. Disarankan agar tidak datang atau pulang terlalu sore agar tidak terjebak kabut karena bisa membahayakan perjalanan.

Biaya parkir Puncak Lawang

Biaya parkir cukup murah, yaitu hanya Rp 2.000,00 untuk kendaran bermotor dan Rp 5.000,00 untuk mobil.

Jalan Menuju Puncak Lawang

Ada 3 pilihan jalan menuju Puncak Lawang. Perjalanan dari jalur Barat bisa ditempuh lewat Danau Maninjau dan kelok 44. Sedangkan perjalanan dari jalur Timur menggunakan rute Padang-Bukittinggi.

Durasi perjalanan dari kota Bukittinggi biasanya ditempuh selama 1 jam saja atau sekitar 24 kilometer. Sedangkan dari kota Padang bisa sampai 3 jam dengan jarak sekitar 110 kilometer.

Khusus yang ingin menjelajah lebih jauh dan gemar berpetualang bisa mencoba jalur lewat Pasar Bayur, 4 kilometer utara Danau Maninjau dengan durasi perjalanan 1,5 jam hingga 2 jam perjalanan mendaki melewati pohon pinus.

Perlu diketahui juga, bahwa belum banyak transportasi umum yang beroperasi di sekitar ini dan kabut sering datang saat pagi atau menjelang malam. Jadi, disarankan untuk membawa kendaraan pribadi atau menyewa paket tour travel.

Penginapan Puncak Lawang

Bagi Anda yang ingin menginap, berbagai Puncak Lawang resort, hotel, villa dan homestay sudah tersedia untuk para pengunjung yang datang. 

Beberapa rekomendasi penginapan Puncak Lawang antara lain Puncak Lawang Adventure Park bagi yang datang dengan rombongan besar, Hotel Maninjau, Hotel Pasir Panjang Pemain, Homestay Madani Perjuangan, Grand Rocky Hotel Bukittinggi, Nuansa Maninjau Resort dan lain sebagainya.

Untuk menginap, ada baiknya untuk menyiapkan biaya mulai dari RP 200.000,00 hingga Rp 500.000,00 untuk satu malam menginap.

Demikian pembahasan kita tentang Puncak Lawang Bukittinggi kali ini. Semoga informasi di atas bisa membantu Anda untuk merencanakan liburan selanjutnya. Sampai jumpa lagi pada artikel wisata alam menarik lainnya!

Baca juga: Bukit Bintang Jogja – Fasilitas, Restoran & Tiket Masuk

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *