1. Wisata

Pulau Pahawang Lampung: Daya Tarik, Rute & Biaya Liburannya

Pulau Pahawang Lampung terkenal akan pesona pantai dan keindahan kehidupan lautnya. Suasana yang lengkap dan indah membuat wisatawan banyak mengunjungi pulau satu ini. Memang kenapa banyak wisatawan yang tertarik mengunjungi pulau ini? Yuk simak artikel Advontura kali ini untuk mengetahui informasi selengkapnya.

Daya Tarik Pulau Pahawang Sulawesi

Pulau Pahawang menjadi destinasi favorit bagi para wisatawan karena kecantikan laut biru dan pasir putih yang memukau. Garis pantainya melingkari pulau ini di bagian utara, timur, dan selatan, sementara sisanya ditumbuhi hutan mangrove.

Namun, Pulau Pahawang tidak hanya menawarkan pemandangan laut yang indah. Terumbu karang yang beragam juga memperindah keindahan bawah lautnya. Ini adalah tempat yang sempurna untuk beraktivitas snorkeling dan diving. 

Taman Nemo adalah salah satu lokasi snorkeling terbaik di sini, di mana kamu bisa menjelajahi dunia bawah laut yang penuh dengan terumbu karang dan ikan-ikan yang menakjubkan.

Sumber: Tripadvisor

Daya tarik Pulau Pahawang tidak hanya terbatas pada keindahan alamnya. Masyarakat setempat sangat peduli dengan keadaan lingkungan sekitar karena mereka menjaga kebersihan dan kelestarian pulau ini. Oleh karena itu, suasana alami pulau tetap terjaga dengan baik sampai saat ini.

Pulau Pahawang memiliki luas sekitar 700 hektar dan melingkari pulau sepanjang 12 kilometer. Kawasannya ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu Pulau Pahawang Besar dan Pulau Pahawang Kecil, masing-masing memiliki daya tariknya sendiri.

Sejarah Pulau Pahawang Lampung

Selain keindahan alamnya, Pulau Pahawang juga memiliki sejarah yang menarik. Menurut cerita dari penduduk setempat, asal-usul pulau ini berawal dari kedatangan Nokoda pada abad ke-18, yang kemudian diikuti oleh kedatangan Hawang, keturunan dari etnis Tionghoa. Hawang menetap di pulau ini dan memiliki seorang anak perempuan yang sering dipanggil “Pok Hawang.”

Pulau ini akhirnya dinamai Pulau Pahawang pada tahun 1850-an setelah keluarga Hawang memutuskan untuk menetap di sana. Perkembangan desa Pulau Pahawang bermula ketika H. Muhammad bin H. Ibrahim hulubalang dari Kalianda pindah dan menetap di Kalangan, sedangkan Ki Mandara dari Sulawesi Selatan datang dan menetap di Pulau Pahawang pada tahun 1920-an.

Sumber: Teras Info

Perkembangan berlanjut pada tahun 1930 dengan kedatangan Datuk Jahari yang menikahi anak Ki Mandara di Penggetahan dan H. Dulmalik dari Putih Doh yang menetap di Suak Buah. Beberapa orang lainnya juga datang dan tinggal di Pulau Pahawang, berasal dari berbagai wilayah seperti Banten, Jawa Barat, dan sekitarnya. Mereka datang dengan tujuan membuka lahan pertanian.

Seiring berjalannya waktu, Desa Pulau Pahawang terbagi menjadi enam dusun, yaitu Dusun I Suak Buah, Dusun II Penggetahan, Dusun III Jeralangan, Dusun IV Kalangan, Dusun V Pahawang, dan Dusun VI Cukuh Nyai. Dusun Kalangan adalah yang terletak di daratan Pulau Sumatera dan hanya terpisah oleh laut sejauh 45 menit perjalanan menggunakan perahu ketinting.

Awalnya, Desa Pulau Pahawang berstatus sebagai kampung dan merupakan bagian dari Marga Punduh. Oleh karena itu, warga Pulau Pahawang mengikuti adat istiadat Marga Punduh. Mandara memimpin urusan pemerintahan, sementara H. Dul Malik memimpin urusan keagamaan. Namun, pada tahun 1980, Pulau Pahawang secara resmi diakui sebagai desa dengan status sendiri.

Rute Menuju Pulau Pahawang Lampung

Pulau Pahawang berada di Teluk Lampung, Kec.Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran. Untuk mencapai pulau indah ini, pertama-tama kamu perlu mencapai kota Bandar Lampung terlebih dahulu.

Jika kamu memiliki kendaraan pribadi, kamu dapat menuju langsung ke Desa Ketapang. Sementara bagi yang menggunakan transportasi umum, dapat naik angkot yang berjurusan Padang Cermin dan melanjutkan perjalanan ke Ketapang. Karena dekat dengan ibu kota, yakni Bandar Lampung, Pulau Pahawang dapat dicapai dalam waktu sekitar 2 jam saja.

Sumber: Tribunnews

Setibanya di Dermaga Ketapang, perjalanan selanjutnya akan dapat kamu lanjutkan dengan menaiki perahu. Setiap perahu memiliki kapasitas hingga 12 orang. Perjalanan dengan perahu dari Ketapang menuju Pulau Pahawang memakan waktu sekitar 30 menit. 

Biaya sewa perahu bervariasi tergantung pada kondisi dan tipe perahu. Selain kapal, tersedia juga perahu kayu tradisional dan speedboat kayu yang dapat kamu gunakan untuk mencapai pulau tersebut.

Biaya Berlibur ke Pulau Pahawang

Memang, tidak ada biaya tiket masuk untuk wisatawan yang mengunjungi Pulau Pahawang, namun, ada sejumlah biaya terkait dengan perjalanan, aktivitas, dan penginapan yang perlu kamu perhatikan.

Sewa perahu untuk berkeliling pulau biasanya dikenakan biaya sekitar Rp30.000 per orang. Namun, ada juga opsi untuk menyewa satu perahu dengan harga rata-rata sekitar Rp400.000-500.000.

Sumber: Wikipedia

Jika kamu berencana untuk menikmati aktivitas snorkeling, biayanya sekitar Rp50.000 per orang. Adapun untuk penginapan di Pulau Pahawang, harganya berkisar sekitar Rp500.000 dengan kapasitas hingga 9 orang.

Sementara untuk penginapan yang mengambang di atas permukaan laut, kamu dapat menikmati fasilitas seperti AC, dispenser, pemanas air, dan bahkan sarapan pagi. Harga untuk penginapan semacam itu berkisar antara Rp1,7 juta hingga Rp3 juta per malam.

Kegiatan di Pulau Pahawang

Pulau Pahawang Besar dikenal sebagai pusat kegiatan wisata dan snorkeling yang ramai. Itu menjadi tempat favorit bagi banyak wisatawan yang ingin menikmati keindahan lautnya.

Sementara Pulau Pahawang Kecil cocok bagi mereka yang mencari kedamaian dan ingin menghindari keramaian. Di pulau ini, kamu bisa mengeksplorasi alam dan menikmati ketenangan suasana.

Keindahan Pulau Pahawang Kecil, yang memiliki luas 13 hektar, tidak hanya terbatas pada itu. Ada goa bawah laut dan kapal selam yang menjadi habitar ikan badut (seperti dalam film Nemo). Wisatawan juga dapat menyaksikan Jembatan Tanjung Putus yang menghubungkan Pulau Pahawang Kecil dengan Pulau Tanjung Putus yang memiliki pemandangan indah.

Untuk menjelajahi keindahan bawah laut Pulau Pahawang, kamu dapat menyewa peralatan snorkeling dan diving dengan biaya yang terjangkau dari penduduk setempat. Selain itu, kamu juga dapat mencoba keseruan menaiki banana boat.

Pulau Pahawang juga menyediakan fasilitas penginapan yang memungkinkan wisatawan menikmati matahari terbenam dan matahari terbit di pulau ini. Berbagai jenis akomodasi, mulai dari yang berada di darat hingga yang mengapung di atas laut. Salah satunya adalahh Andreas Resort yang terkenal sebagai Maldives, tapi versi Lampung.

Baca Juga: Pantai Bira Sulawesi Selatan, Wisata Bahari yang Penuh Pesona

Demikian pembahasan Advontura kali ini mengenai Pulau Pahawang Lampung. Semoga penjelasan kali ini dapat membantumu menentukan pilihan liburan jika berkunjung ke Provinsi Lampung.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pulau Pahawang Lampung: Daya Tarik, Rute & Biaya Liburannya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memiliki pemandangan hutan yang terkenal alami dengan udara yang segar. Jika berencana untuk berlibur ke sana dalam waktu dekat, kamu harus mengexplore Jembatan Gantung Sukabumi atau Jembatan Gantung Situ Gunung. Seperti apa kira-kira? Yuk simak informasi selengkapnya mengenai Jembatan Gantung Sukabumi ini, hanya di Advontura! Lokasi Jembatan Gantung Sukabumi […]
    Bandung selalu menjadi primadona untuk orang kunjungi ketika masa liburan. Berbagai jenis tempat wisata dapat kamu temukan di segala penjuru kota. Kali ini, Advontura akan memberi kamu beberapa rekomendasi tempat wisata di Bandung yang gratis. Penasaran apa saja? Yuk, baca artikel berikut untuk mengetahui lebih tentangnya. 1. Jalan Braga Pertama, ada Jalan Braga. Banyak bangunan […]

    Trending

    Kurangnya tempat terbuka hijau menjadi penyebab utama banjir di Jakarta. Salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah membangun beberapa waduk yang berfungsi bukan hanya sekadar sebagai kawasan hijau tapi bisa juga sebagai tempat wisata alam di Jakarta.  Waduk Pondok Ranggon ini terletak di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Buat […]
    Waduk tidak hanya berperan sebagai penyedia air untuk kebutuhan irigasi, tetapi juga menjadi magnet para wisatawan sekaligus para pemancing. Contohnya, Waduk Gonggang yang terletak di kaki Gunung Lawu. Waduk ini tidak hanya memiliki fungsi sebagai sumber perairan warga sekitar, tetapi juga tempat wisata yang sayang untuk kamu lewatkan. Kira-kira apa saja yang membuat wisatawan berkunjung […]
    Umbul Bening Waterpark merupakan salah satu wisata yang wajib kamu kunjungi jika berwisata ke Banyuwangi. Tempatnya yang asri dan menenangkan membuat siapapun yang berwisata merasa tersegarkan kembali. Kali ini, Advontura akan membahas tentang Umbul Bening Waterpark. Simak informasi selengkapnya di artikel kali ini! Tentang Umbul Bening Umbul Bening merupakan destinasi wisata berkonsep waterpark yang terletak […]