1. Rekomendasi Wisata

Pariwisata Berkelanjutan: untuk Alam dan Kesejahteraan Indonesia

Saat ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tidak hanya menekankan pencapaian jumlah kunjungan wisatawan di Indonesia. Fokus utamanya telah beralih dari yang awalnya mendorong potensi jumlah pengunjung wisata menjadi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.

Jadi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan pariwisata berkelanjutan dan apa pengaruhnya pada Indonesia? Kita akan cari tahu dalam artikel Advontura berikut ini.

Mengenal Pariwisata Berkelanjutan

Pariwisata berkelanjutan, yang juga dikenal sebagai sustainable tourism, merujuk pada pendekatan dalam pengembangan wisata yang memiliki dampak positif jangka panjang pada lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi, baik untuk saat ini maupun untuk masa depan, baik bagi masyarakat setempat maupun wisatawan yang datang berkunjung.

Dalam upaya untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memiliki empat pilar utama yang menjadi fokusnya. Ini meliputi pengelolaan bisnis pariwisata secara berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam jangka panjang, pelestarian budaya yang berkelanjutan, serta perhatian terhadap aspek lingkungan yang berkelanjutan.

Sumber: Wikipedia

Dengan fondasi empat pilar tersebut, pariwisata berkelanjutan akan menjadi pilihan yang lebih menarik bagi para wisatawan. Mereka tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga menjunjung tinggi prinsip-prinsip berwisata yang melibatkan aspek kesehatan, keamanan, kenyamanan, dan pelestarian alam.

Sebagai tambahan, konsep pariwisata berkelanjutan sebenarnya bukan hal yang baru di Indonesia. Banyak destinasi wisata berbasis pariwisata berkelanjutan yang telah ada dan tetap bertahan hingga saat ini.

Tujuan Pariwisata Keberlanjutan

Tujuan akhir dari pariwisata berkelanjutan adalah mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh pariwisata terhadap masyarakat setempat dan lingkungan. Ini mencakup penggunaan sumber daya yang bijaksana untuk menghindari eksploitasi berlebihan, aktif dalam pelestarian alam, serta dengan sungguh-sungguh menghormati tradisi dan warisan lokal, sembari berkontribusi pada upayanya.

Dengan kata lain, fokus utama dari pariwisata berkelanjutan adalah menciptakan masa depan pariwisata yang berkelanjutan dalam jangka panjang, dan hal ini dicapai melalui pendidikan dan perubahan perilaku. 

Sumber: Flickr

Lebih jauh lagi, pariwisata berkelanjutan bertujuan untuk memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang lebih besar bagi masyarakat setempat, serta mempromosikan hubungan saling menguntungkan.

Pentingnya konsep pariwisata berkelanjutan terletak pada dampak yang mengikutinya. Meskipun pariwisata dapat memberikan manfaat ekonomi bagi daerah setempat dan menciptakan lapangan kerja, hal itu juga dapat membawa dampak negatif seperti eksploitasi sumber daya yang berlebihan, perburuan hewan liar, kerusakan budaya lokal, dan peningkatan emisi gas rumah kaca.

Dengan pertumbuhan pariwisata yang terus berlanjut di masa mendatang, tindakan pariwisata saat ini menjadi tidak berkelanjutan dan dapat merugikan lingkungan, komunitas setempat, serta sumber daya alam. 

Oleh karena itu, pentingnya pariwisata berkelanjutan semakin meningkat sebagai bagian dari upaya untuk menjaga kelangsungan industri pariwisata secara keseluruhan dalam jangka panjang.

Destinasi Wisata yang Berbasis Pariwisata Keberlanjutan

Berikut adalah lima destinasi wisata yang sudah merealisasikan konsep wisata keberlanjutan.

Taman Nasional Baluran

Salah satu bentuk ekowisata yang mempromosikan pariwisata berkelanjutan di Indonesia adalah Taman Nasional Baluran. Taman ini merupakan destinasi wisata yang memiliki fokus pada pelestarian lingkungan sebagai upaya mendukung konservasi satwa dan habitatnya, sekaligus memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat setempat.

Hal yang menarik dari taman nasional ini adalah keberadaannya yang sering disebut sebagai “Little Afrika” di Jawa. Ini dikarenakan taman ini memiliki suasana savana yang khas. 

Sumber: Wikipedia

Selain itu, menurut laporan dari Jurnal Ilmiah Domestic Case Study yang dikutip dari Katadata, Taman Nasional Baluran memiliki keanekaragaman hayati yang luar biasa, termasuk 444 jenis tumbuhan, 28 jenis mamalia, serta 196 jenis burung, ikan, dan reptil.

Namun, daya tariknya tidak hanya terbatas pada kawasan taman nasional itu sendiri. Di sekitar Baluran, terdapat berbagai objek wisata menarik lainnya, seperti Pantai Bilik Sijile, Savana Beko,l dan Gunung Baluran, yang tak kalah mempesona.

Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon terkenal bukan hanya sebagai situs warisan dunia dan sebagai habitat Badak Jawa yang langka. Tempat satu ini juga merupakan salah satu tujuan wisata yang mempromosikan pariwisata keberlanjutan di Indonesia.

Konsep ini sangat masuk akal karena di Taman Nasional Ujung Kulon. Tujuan tempat ini tidak hanya terbatas pada pelestarian alam dan Badak Jawa yang semakin terancam punah. Tetapi juga melibatkan pemberdayaan masyarakat sekitar untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka.

Sumber: Wikipedia

Ada banyak kegiatan menarik yang dapat kamu lakukan di Taman Nasional Ujung Kulon. Kamu dapat melakukan kegiatan snorkeling dan diving di Pulau Peucang, menikmati keindahan alam di Kepulauan Handeuleum, hingga bermain kano di Pulau Pamanggangan.

Sangeh Monkey Forest

Sangeh Monkey Forest di Bali adalah salah satu destinasi wisata berbasis sustainable tourism. Di sini, pengunjung dapat melihat habitat alami ratusan monyet ekor panjang dan juga dapat mengenal lingkungan alam yang merupakan bagian dari hutan lindung Bali.

Sumber: Flickr

Hutan Sangeh yang luas sekitar 10 hektar menawarkan udara sejuk dan berbagai jenis flora langka seperti amplas, pule, pala, buni, dan cempaka kuning. Selain sebagai tempat tinggal monyet ekor panjang, Sangeh Monkey Forest juga memiliki nilai suci dalam agama Hindu di Bali dengan dua pura yang disakralkan, yaitu Pura Melanting dan Pura Bukit Sari.

Punti Kayu Palembang

Punti Kayu di Palembang merupakan penyumbang oksigen alam terbesar di kota tersebut. Tempat ini adalah destinasi wisata lain yang mengusung konsep sustainable tourism. Di sini, pengunjung dapat menikmati deretan pohon pinus dan beragam flora seperti mahoni, talog, dan akasia.

Sumber: Wikipedia

Selain itu, Punti Kayu juga menjadi tempat bagi berbagai jenis fauna unik dan langka. Terdapat beberapa satwa, seperti kera ekor panjang, beruk, tupai, biawak, musang, dan serangga langka yang belum memiliki nama.

Destinasi wisata ini juga menggabungkan pendidikan dengan wisata. Oleh karena itu, pengunjung dapat berinteraksi dengan satwa, belajar menanam bibit pohon, dan menikmati berbagai permainan menarik.

Umbul Ponggok

Umbul Ponggok di Klaten, Jawa Tengah, adalah contoh unik lainnya dari destinasi pariwisata berkelanjutan yang menarik perhatian wisatawan. Konsepnya berfokus pada pengelolaan berkelanjutan dalam bisnis pariwisata.

Umbul Ponggok awalnya memiliki potensi air yang melimpah. Masyarakat setempat memanfaatkan umbul ini sebagai tempat wisata, untuk latihan menyelam, berfoto dalam air, dan snorkeling. Padahal, umbul ini hanya berfungsi sebagai irigasi sawah sebelumnya.

Sumber: Flickr

Peran masyarakat lokal dalam mengelola Umbul Ponggok sangat penting. Dengan dukungan mereka, umbul ini telah menghasilkan pendapatan yang signifikan, yaitu mencapai Rp4 miliar per tahun.

Baca Juga: Pantai Cemara Banyuwangi: Lokasi, Fasilitas, dan Kegiatannya

Itulah pembahasan Advontura mengenai pariwisata keberlanjutan atau sustainable tourism. Sebagai salah satu bagian dari alam, kita perlu menyadari bahwa kita adalah satu kesatuan yang tidak terpisah. Oleh karena itu, kita juga perlu bertanggung jawab, selain memanfaatkan, kita juga perlu menjaga alam kita bernaung. 

Semoga artikel kali ini dapat membuat kamu menyadari betapa pentingnya keberlanjutan alam untuk masa depan anak-cucu kita kelak.

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Pariwisata Berkelanjutan: untuk Alam dan Kesejahteraan Indonesia

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Jalan-jalan ke taman wisata sudah, berlibur akhir pekan di pantai juga sudah. Hmm, kira-kira kita mau kemana lagi ya? Gimana kalau ke pusat perbelanjaan? Why not? Berlibur atau sekedar menghabiskan waktu luang di pusat perbelanjaan seperti Lokasari Square bukanlah ide yang buruk lho. Pasalnya,beberapa aktivitas menarik seperti bermain di arcade, karaoke, sembari berbelanja pakaian bisa […]

    Trending

    Ditengah, kurangnya teman hiburan yang ramah lingkungan di Jakarta, hadirlah Allianz Ecopark menjadi salah satu list tempat wisata yang eco friendly. Tempat ini dibangun dengan luas lahan hampir 34 hektar dengan mengubah Padang Golf Ancol menjadi sebuah sarana rekreasi yang mengusung konsep hiburan, edukasi, dan pastinya ramah lingkungan. Informasi tentang Allianz Ecopark lainnya, selengkapnya bisa […]
    Yuk, kita berlibur ke Sumatera Selatan! Kira-kira selain pemandangan alam bukit barisan yang memanjakan mata, objek wisata manakah yang seru dan juga menyenangkan? Yap, main ke Alaska Park Banjarbaru adalah pilihan yang tepat. Tempat ini merupakan sebuah taman rekreasi keluarga yang memiliki wahana yang beraneka ragam. Wahana yang tersedia pun cocok untuk segala umur. Untuk […]