Museum Zoologi Bogor – Harga Tiket Masuk & Koleksinya

Koleksi Museum Zoologi Bogor
Daftar isi

Museum Zoologi Bogor merupakan salah satu pelopor institut studi dan pengawetan para satwa yang berumah tinggal Indonesia. Salah satu museum kebanggaan Indonesia ini bisa menjadi alternatif liburan Anda dan keluarga di Tahun Baru Imlek 2021.

Keunikan dan kekayaan koleksinya membuat banyak orang tertarik untuk belajar sambil berlibur, terlebih para siswa sekolah melalui program karyawisata.

Namun bukan hanya museumnya saja yang punya banyak cerita, berbagai koleksinya juga memiliki latar belakang menarik yang bisa kita dengarkan. Penasaran? Yuk simak terus pejelasan di bawah ini. Terlebih bagi teman-teman yang sedang menulis laporan kunjungan ke Museum Zoologi Bogor atau sedang mencari destinasi liburan di perayaan Tahun Baru Imlek 2021.

Museum Zoologi Bogor

Museum Zoologi Bogor
Museum Zoologi Bogor (Photo by barrabaa com)

Museum Zoologi yang ada di kota Bogor ini merupakan wadah edukasi, observasi, inventarisasi, pengembangan potensi dan penelitian tentang berbagai fauna yang ada di Indonesia. Di dalamnya terdapat banyak spesimen dan fosil satwa yang dipamerkan. 

Museum ini berada di salah satu area Kebun Raya Bogor dengan luas bangunan mencapai 1 kilometer persegi yang di dalamnya terdapat 7 ruang galeri diorama. Tempatnya yang luas dibagi menjadi dua lokasi berdasarkan fungisnya.

Artikel Terkait

Lokasi pertama merupakan ruang pameran yang terbuka untuk umum setiap harinya. Alamat Museum Zoologi Bogor yang ini berada di Jalan Ir. H. Juanda No.9, Bogor.

Lokasi kedua adalah tempat koleksi dan penelitian yang hanya dibuka setiap 1 tahun sekali di bulan Oktober. Letaknya ada di Pusat Penelitian Biologi LIPI di Gedung Widyasatwaloka, Cibinong Science Center, Bogor.

Meskipun terbagi menjadi dua, semuanya masih tetap dikelola dengan baik dan penuh perhatian oleh Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi-LIPI.

Bangunan dengan Gaya Arsitektur Belanda

Dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1894, museum ini telah berdiri selama 122 tahun lamanya. Namun bangunannya tetap terjaga dengan baik, begitu pula pola arsitektur yang klasik dan kental dengan display retro khas arsitektur era kolonial. 

Ketika berada di dalam, Anda mungkin beranggapan bahwa ruangannya sedikit gelap atau redup. Namun ternyata hal ini disengaja untuk menjaga warna pada koleksi tidak cepat pudar. 

Informasi Selama Pandemi

Para pihak pengelola dan staf yang bertugas sangat ketat dengan protokol kesehatan. Di awal masuk akan disediakan buku tamu untuk mencatat para pengunjung. Hand sanitizer juga disediakan di setiap sudut ruangan. 

Maka dari itu jangan lupa untuk selalu membawa masker, menjaga jarak, membawa tissue, menjaga kebersihan diri dan pastikan terlebih dahulu bahwa Anda benar-benar dalam keadaan sehat.

Sejarah Museum Zoologi Bogor

Sejarah museum zoologi bogor
Sejarah museum zoologi bogor (Photo by id.wikipedia.org)

Sejarah Museum Zoologi Bogor dimulai saat J.C. Koningsberger mendapat inspirasi dari kunjungannya ke Sri Lanka pada 1989 dan mulai mencoba mengumpulkan spesimen binatang yang ada di Indonesia bersama asistennya seorang ahli botani yaitu Dr. Melchior Treub.

Tanggal 23 Agustus 1894, berdirilah laboratorium zoologi pertama dengan nama Landbouw Zoologisch Laboratorium. Mulai saat itu, tempat ini mulai sering berganti nama sesuai fungsi dan pemegang pemerintahan yang ada di Indonesia.

Tepat sebelum memiliki nama seperti sekarang, tempat ini dulunya dijuluki Museum Zoologicum Bogoriense antara tahun 1945-1947. 

Hingga pada tahun 1997, ruang koleksi baru ditempati dan mulai dikembangkan kembali menggunakan dana hibah dari Bank Dunia dan Jepang.

Baca juga: Taman Mini Indonesia Indah – Sejarah, Alamat, & Tiket

Koleksi Museum Zoologi Bogor

Koleksi Museum Zoologi Bogor termasuk lengkap. Di dalamnya Anda bisa melihat berbagai spesimen dari spesies mamalia, burung, ikan, reptil dan amphibi, moluska, serangga hingga hewan invertebrata lainnya.

Kerangka Paus Biru di Museum Zoologi Bogor

Salah satu ikon dari museum ini adalah salah satu mamalia terbesar di dunia yaitu, Si Paus Biru atau nama latinnya adalah Balaenoptera musculus. 

Panjangnya mencapai 27 meter dengan berat badan 116 ton. Ditemukan pertama kali di Pameungpeuk Garut pada tahun 1916, Si Paus Biru akhirnya sampai di Bogor setelah 2 bulan perjalanan.

Bagi Anda yang berkunjung kesini, jangan lewatkan untuk mengambil foto di depan Sang Paus Biru. Namun tetap patuhilah peraturan yang ada dengan tidak menyentuh atau merusak spesimen yang ada. 

Cerita dari Badak Tasikmalaya

Selain Paus Biru, Anda bisa melihat seekor badak jantan asal Tasikmalaya yang ternyata memiliki cerita yang menyayat hati. 

Badak Tasikmalaya ini datang di museum ini pada tahun 1934 setelah ditembak mati oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan ditinggalkan oleh betinanya. Bagi para pengunjung yang tertarik dengan kisahnya lebih lanjut, Anda bisa langsung berkunjung ke museum ini.

Menjadi Bukti Kekayaan Alam Indonesia

Berbagai spesimen tersebut merupakan sebuah bukti betapa kayanya keberagaman fauna di Indonesia. Namun sayangnya, ada beberapa spesies yang tidak bisa kita temui lagi secara langsung karena sudah punah di alam bebas.

Harga Tiket Masuk Museum Zoologi Bogor

Harga Tiket Masuk Museum Zoologi Bogor untuk para wisatawan lokal sekitar Rp15.000,00 sedangkan turis mancanegara sebesar Rp25.000,00. Tarif ini sudah termasuk tiket ke Kebun Raya Bogor (KBR).

Museum buka setiap harinya dari jam 8 pagi hingga 5 sore. Jalan masukinya bisa melewati pintu 1 Kebun Raya Bogor (KBR) bagi para pengunjung yang menggunakan kendaraan. Sedangkan untuk pejalan kaki ada pintu tersendiri.

Biaya parkir untuk kendaraan roda dua baik bermotor dan sepeda keliling sebesar Rp5.000,00. Sedangkan untuk mobil dikenakan tarif Rp30.000,00.

Museum Zoologi Frater Vianney

Selain Museum Zoologi yang ada di Bogor, Indonesia memiliki tempat serupa yang tersebar di beberapa provinsi. Salah satunya di Jawa Timur, tepatnya di kota Malang.

Museum Zoologi Frater Vianney merupakan tempat yang mempunyai banyak koleksi di bidang ilmu Teknologi, yaitu ilmu yang mempelajari tentang kerang baik di darat maupun di laut.

Koleksi Museum Zoologi Malang ini sudah terferivikasi dan sangat kental dengan nilai edukasinya. Karena belum banyak dikenal banyak orang, Anda bisa lebih puas untuk belajar dan berkeliling.

Museum Zoologi Malang terletak di Jalan Mahameru VE 7 No.10, Tidar, Kota Malang. Tiket masuknya untuk jenjang SD sebesar Rp10.000,00, SMP sejumlah Rp12.500,00, SMA ditarik tarif Rp15.000,00 dan mahasiswa sedikit lebih mahal yaitu Rp20.000,00.

Selain belajar, Anda juga bisa memetik jeruk pontianak dan membawa pulang hasil petikannya hanya dengan membayar Rp11.000,00 per kilo.

Demikian pembahasan kita kali ini. Semoga informasi diatas berguna bagi Anda yang bingung mencari alternatif liburan di Tahun Baru Imlek 2021 dan teman-teman yang sedang menulis laporan kunjungan ke Museum Zoologi Bogor. Sampai jumpa di pembahasan wisata menarik Indonesia lainnya!

Baca juga: Museum Moja: Sepatu Roda dan Harga Tiket Museum Moja

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *