1. Wisata Buatan

Museum Tekstil: Sejarah, Koleksi, dan Kegiatan Menariknya

Tekstil adalah salah satu hal yang tidak lepas dari kehidupan sehari-hari kita. Lihat saja, apa yang kamu pakai ketika membaca artikel ini? Sebuah tekstil yang sudah dijahit sedemikian rupa, sehingga menjadi pakaian. Tekstil-tekstil inilah yang mendasari berdirinya Museum Tekstil di Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, Advontura akan membahas tentang sejarah, koleksi, dan kegiatan menarik yang dapat kamu lakukan di Museum Tekstil. Simak informasinya selengkapnya di sini!

Sekilas Tentang Museum Tekstil

Museum Tekstil resmi pada tanggal 28 Juni 1976 dan diresmikan oleh Ibu Tien Suharto di sebuah gedung bersejarah di Jalan K.S. Tubun/Kota Bambu Selatan No. 4 Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat. 

Sebelum menjadi museum tekstil, bangunan ini awalnya merupakan rumah pribadi seorang warga Perancis pada abad ke-19. Pada tahun 1942, konsul Turki Abdul Aziz Al Musawi Al Katiri membeli bangunan ini dan menjualnya pada tahun 1947 kepada Dr. Karel Christian Cruq. Selama perjuangan kemerdekaan Indonesia, gedung ini berfungsi sebagai markas Barisan Keamanan Rakyat (BKR) dan tahun 1947 didiami oleh Lie Sion Pin.

Sumber: Wikipedia

Pada tahun 1952, Departemen Sosial membeli bangunan ini dan menyerahkannya kepada Pemda DKI Jakarta. Tujuan utama dari museum ini adalah untuk melestarikan warisan budaya tekstil Indonesia. Hal ini dapat terlihat dari visi museum ini yang menjadi pusat pelestarian wastra Indonesia serta destinasi wisata seni dan budaya berstandar internasional. 

Ide ini mendapat dukungan penuh dari Wastraprema, sebuah komunitas pecinta kain, tenun, dan batik Indonesia. Selain sebagai museum, bangunan ini juga diakui sebagai situs cagar budaya berdasarkan nomor SK menteri 0128/M/1998 pada tanggal 27 Februari 1988.

Koleksi Tekstil

Museum Tekstil Jakarta memiliki sekitar 1914 koleksi kain, tetapi hanya 120 di antaranya yang terkurasi untuk dipamerkan pada publik. Koleksi tersebut berasal dari berbagai daerah dengan beragam corak dan karakteristik unik. Sumber koleksi melibatkan pembelian, sumbangan, dan hibah. Terdapat empat jenis koleksi utama, yaitu kain tenun, kain batik, kain kontemporer, dan kain campuran.

Sumber: Museum Tekstil Jakarta

Selain kain, museum juga menyimpan koleksi berupa bahan pewarna batik alami, motif-motif cap batik, panduan proses membatik, serta berbagai interior bermotif batik, seperti tempat tidur, furniture, topeng, dan wayang golek. Di area luar, terdapat taman seluas 2.000m² yang berfungsi sebagai tempat pelestarian dan pengenalan pohon-pohon yang sering menjadi bahan pewarna alami. Beberapa contoh pohon yang ditanam di taman tersebut meliputi sawo sebagai pewarna coklat, nangka sebagai pewarna kuning, dan lobi-lobi sebagai pewarna merah.

Kegiatan Menarik di Museum Tekstil 

Kamu dapata melakukan berbagai kegiatan menarik di sini. Berikut adalah beberapa kegiatan yang dapat kamu lakukan di Museum Tekstil:

1. Melihat Koleksi Kain Batik 

Museum Tekstil memiliki Galeri Batik, sebuah ruang khusus yang menampilkan puluhan jenis kain batik dari seluruh wilayah di Indonesia. Koleksi ini mencakup batik dari Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan berbagai daerah lainnya yang berada dalam ruangan yang berbeda-beda. Selain kain, museum ini juga menawarkan ruang “Interior” yang memamerkan satu set lengkap tempat tidur dan sofa dengan pelapis kain batik.

Pengunjung dapat menyaksikan berbagai pajangan tanaman kering dan bahan pendukung lainnya yang berfungsi sebagai pewarna alami pada kain. Contohnya termasuk kayu secang, kulit kayu mahoni, kulit kayu terigu, dan pasta indigofera. Galeri ini tidak hanya mengeksplorasi keindahan kain batik, tetapi juga menyajikan pengalaman visual yang unik dengan memamerkan desain dan warisan dari berbagai daerah di Tanah Air.

2. Workshop Membatik dan Jejumputan 

Setelah melihat-lihat beberapa koleksi tekstil menarik, para pengunjung memiliki kesempatan untuk mengikuti workshop membatik dan membuat jumputan di Pendopo Batik. Jumputan merupakan proses pembuatan motif kain dengan metode ikat celup. Untuk mengikuti workshop ini, pengelola menetapkan biaya penggantian material sejumlah Rp 40.000, yang mencakup semua keperluan. 

Sumber: Museum Tekstil Jakarta

Pengelola juga telah menyediakan berbagai pola batik, kain berukuran 40×40 sentimeter, lilin, dan segala perlengkapan untuk membuat motif batik, mulai dari awal hingga selesai. Selain itu, karya yang kamu buat dapat kamu bawa pulang. Workshop ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis dalam seni membatik dan jumputan, tetapi juga memberikan pengunjung kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam proses kreatif.

3. Fitting baju pakai teknologi Kecerdasan Buatan (AI) 

Saat memasuki bangunan utama museum, khususnya di Kids Zone, pastikan untuk merasakan pengalaman unik dengan mencoba setelan batik melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Simulasi ini tidak hanya menarik, tetapi juga interaktif, karena layar akan menyajikan informasi terkait batik yang tengah dikenakan oleh pengunjung.

4. Membaca buku 

Siapa sangka, Museum Tekstil menawarkan variasi koleksi buku yang menarik, mencakup bacaan ringan untuk anak-anak, novel berbagai genre, hingga buku-buku ilmiah yang membahas perkembangan batik dan tekstil di Indonesia. Buku-buku bacaan ringan dan novel dapat kamu temukan di area Kids Zone , sementara buku-buku ilmiah tentang batik dan tekstil tersedia di ruang Perpustakaan.

5. Piknik 

Kamu boleh membawa makanan dan minuman ke area museum. Dengan catatan, kamu tidak boleh mengonsumsi di dalam ruang pameran. Bahkan, ketika datang dalam kelompok besar atau rombongan, para pengunjung seringkali menggelar tikar atau terpal untuk makan siang bersama. Biasanya, banyak dari pengunjung yang membawa tikar sendiri untuk berpiknik dan duduk santai di sekitar area museum.

Sumber: Museum Tekstil Jakarta

Baca Juga: Museum Satria Mandala, Museum dari Tentara Nasional Indonesia 

Demikian pembahasan Advontura mengenai sejarah, koleksi, dan kegiatan menarik yang dapat kamu lakukan di Museum Tekstil. Semoga penjelasan kali ini dapat membantumu!

 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Museum Tekstil: Sejarah, Koleksi, dan Kegiatan Menariknya

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memiliki pemandangan hutan yang terkenal alami dengan udara yang segar. Jika berencana untuk berlibur ke sana dalam waktu dekat, kamu harus mengexplore Jembatan Gantung Sukabumi atau Jembatan Gantung Situ Gunung. Seperti apa kira-kira? Yuk simak informasi selengkapnya mengenai Jembatan Gantung Sukabumi ini, hanya di Advontura! Lokasi Jembatan Gantung Sukabumi […]
    Bandung selalu menjadi primadona untuk orang kunjungi ketika masa liburan. Berbagai jenis tempat wisata dapat kamu temukan di segala penjuru kota. Kali ini, Advontura akan memberi kamu beberapa rekomendasi tempat wisata di Bandung yang gratis. Penasaran apa saja? Yuk, baca artikel berikut untuk mengetahui lebih tentangnya. 1. Jalan Braga Pertama, ada Jalan Braga. Banyak bangunan […]

    Trending

    Kurangnya tempat terbuka hijau menjadi penyebab utama banjir di Jakarta. Salah satu langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah membangun beberapa waduk yang berfungsi bukan hanya sekadar sebagai kawasan hijau tapi bisa juga sebagai tempat wisata alam di Jakarta.  Waduk Pondok Ranggon ini terletak di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Buat […]
    Waduk tidak hanya berperan sebagai penyedia air untuk kebutuhan irigasi, tetapi juga menjadi magnet para wisatawan sekaligus para pemancing. Contohnya, Waduk Gonggang yang terletak di kaki Gunung Lawu. Waduk ini tidak hanya memiliki fungsi sebagai sumber perairan warga sekitar, tetapi juga tempat wisata yang sayang untuk kamu lewatkan. Kira-kira apa saja yang membuat wisatawan berkunjung […]
    Umbul Bening Waterpark merupakan salah satu wisata yang wajib kamu kunjungi jika berwisata ke Banyuwangi. Tempatnya yang asri dan menenangkan membuat siapapun yang berwisata merasa tersegarkan kembali. Kali ini, Advontura akan membahas tentang Umbul Bening Waterpark. Simak informasi selengkapnya di artikel kali ini! Tentang Umbul Bening Umbul Bening merupakan destinasi wisata berkonsep waterpark yang terletak […]