Sejarah Singkat Masjid Istiqlal Jakarta dan Arsitekturnya yang Indah

sejarah masjid istiqlal
Photo by muslimobsession.com
Daftar isi

Siapa yang tidak tahu dengan Masjid Istiqlal yang ada di Jakarta. Selain kemegahan bangunan dan kegunaannya sebagai tempat ibadah umat muslim, proses pembangunan hingga letaknya juga syarat dengan nilai ke-Bhinneka Tunggal Ika-an. 

Berdiri saling berdampingan, Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral menjadi simbol toleransi antar umat beragama yang ada di Indonesia. Bahkan arsitek yang merancang rumah ibadah ini adalah seorang nasrani yang bernama Frederich Silaban.

Namun, keindahan dan keistimewaan Masjid Istiqlal tidak berhenti sampai disitu saja. Masih banyak hal menarik di dalamnya yang bisa ditemui oleh pengunjung muslim maupun non-muslim. Tertarik untuk berkunjung? Yuk simak berbagai keistimewaannya dalam tulisan di bawah ini.

Keistimewaan Masjid Istiqlal Jakarta

Ibadah di masjid istiqlal jakarta
Ibadah di Masjid Istiqlal (Photo by beritagar.id)

Menjadi salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara, keistimewaan Masjid Istiqlal tidak berhenti di kemegahan dan arsitekturnya saja melainkan nilai serta kebermanfaatannya. 

Filosofi Bangunannya

Setiap sudut bagunan masjidnya memiliki makna mendalam tentang ketuhanan dan nilai kemerdekaan Indonesia. Seperti adanya tujuh pintu gerbang yang bermakna 7 lapis langit seperti yang disebutkan dalam Al-Qur’an.

Artikel Terkait

Selain itu, kubahnya memiliki diameter sejauh 45 meter yang dimaknai sebagai tahun kemerdekaan Indonesia yaitu pada 1945. Sedangkan 12 tiang kokoh di ruang utama diartikan sebagai tanggal kelahiran Nabi Muhammad yaitu 12 Rabiul Awal. Bukan hanya itu, kelima tingkat lantainya juga menggambarkan lima sila Pancasila dan Rukun Islam sekaligus. 

Beduk Tradisional

Salah satu yang menjadi daya tarik tempat ibadah ini adalah beduk tradisional yang memang hanya ada di Indonesia dan dibuat untuk menandai waktu sholat.

Beduk yang ada di sini cukup ini dengan ukuran mencapai 3,5 meter dengan lebar 3 meter dan ditopang oleh kayu khusus yang mempunyai ukuran khas jawa dan kaligrafi Arab sekaligus.

Imam Besar Masjid Istiqlal

Imam besar Masjid Istiqlal saat ini adalah Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Selain memimpin kegiatan ibadah, tugas imam besar juga menjadi pemandu bagi tamu kehormatan yang datang.

Selain imam besar, Istiqlal juga mempunyai tujuh orang muadzin yang juga memiliki tugas memberikan pengajaran mengenai Al-Qur’an dan agama Islam.

Sejarah Masjid Istiqlal Jakarta

Masjid Istiqlal Jakarta
Masjid Istiqlal (Photo by en.wikipedia.org)

Sejarah Masjid Istiqlal dimulai pada tahun 1961, sayangnya pembangunan tidak berjalan lancar sebagaimana mestinya karena kondisi politik dalam negeri yang saat itu masih rusuh. Hingga 17 tahun kemudian pada 1978, bangunan akhir ini akhirnya bisa diresmikan oleh presiden Soeharto.

Nama “Istiqlal” sendiri diambil dari bahasa Arab yang mempunyai makna “Merdeka”. Kata ini dipilih sebagai bentuk rasa syukur, nikmat, dan doa atas kemerdekaan yang telah didapatkan bangsa Indonesia.

Selain itu, hal menarik dari proses pembangunannya adalah perancangnya yang seorang nasrani. Frederich Silaban merupakan seorang arsitek yang berasal dari Bonandolok Sumatera Utara. 

Beliau dipilih setelah memenangkan sayembara dengan tema “Ketuhanan” yang diadakan oleh panitia masjid pada 5 Juli 1955. Terpilihnya Frederich Silaban ini juga menjadi salah satu bukti dan simbol kuatnya toleransi yang ada di Indonesia. 

Kegiatan Masjid Istiqlal Jakarta

Seiring berjalannya waktu, Istiqlal bukan hanya difungsikan sebagai tempat ibadah saja melainkan kantor organisasi Islam di Indonesia, berbagai aktivitas sosial, bahkan destinasi wisata religi. Berikut beberapa pilihan kegiatan Masjid Istiqlal yang bisa Anda coba selama berkunjung.

Beribadah

Bagi umat muslim, jangan sampai tidak mencoba pengalaman sholat atau beribadah di dalam masjid ya.  Atmosfernya yang penuh hikmat, tempatnya yang sejuk dan bersih tentu akan memberikan pengalaman beribadah yang luar biasa. 

Belajar Sejarah

Bagi wisatawan non-muslim atau turis mancanegara, kedatangan Anda akan disambut dengan tangan terbuka. Namun, tentu sebelum masuk para pengunjung akan diberikan informasi singkat tentang Islam dan sejarah masjid sebelum masuk.

Ketika memasuki kawasan ibadah, para turis dipersilahkan untuk menikmati suasana dan arsitektur yang indah di dalamnya. Meskipun begitu, ada beberapa bagian yang tidak bisa dimasuki begitu saja tanpa didampingi oleh pemandu.

Buka Puasa Bersama

Khusus setiap di bulan Ramadhan, takmir masjid selalu menyiapkan buka puasa gratis bagi setiap pengunjung yang datang. Ada setidaknya 3.500 sampai 5.000 kotak nasi yang dipersiapkan setiap harinya untuk para jamaah. 

Bagi masyarakat sekitar Jakarta sendiri, buka puasa di Masjid Istiqlal punya keistimewaan sendiri. Mulai dari suasana, ceramah, dan tentunya sensasi makan bersamanya.

Namun bagi Anda yang tertarik untuk mencoba pengalaman buka bersama di bulan Ramadhan 2022 ini, datanglah lebih awal agar kebagian jatah berbuka dan terhindar dari macet. 

Baca juga: Petak Sembilan Glodok, Semarak Tahun Baru Imlek 2022

Letak Masjid Istiqlal Jakarta

Berdasarkan administrasi resminya, letak Masjid Istiqlal ada di Jalan Taman Wijaya Kusuma Pasar Baru, Sawah Besar. Untuk mencapai ke lokasinya Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum.

Bagi yang menggunakan transportasi bus, dari terminal Kampung Rambutan Anda bisa menggunakan Busway koridor tujuh dan turun di halte Budi Utomo. Setelah itu perjalanan bisa dilanjutkan dengan jalan kaki menuju Istiqlal.

Selain itu karena Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral berdiri berdekatan, Anda bisa menggunakan lokasi gereja tersebut sebagai acuan.

Jam Buka

Bagi Anda yang tertarik berkunjung ke sini, kawasan masjid sudah mulai dibuka untuk umum sejak subuh pada pukul 4 pagi dan tutup pada jam 9 malam. 

Masjid ini selalu dibuka setiap hari, tapi biasanya kawasan masjid akan ramai pada saat jam sholat atau saat perayaan hari besar Islam seperti bulan Ramadhan.

Fasilitas yang Tersedia

Menjadi salah satu masjid kebanggan Indonesia, fasilitas yang tersedia di dalamnya sudah sangat lengkap dan dapat digunakan bagi semua pengunjung.

Fasilitas yang bisa Anda nikmati antara lain ruang sholat utama dan balkon 4 tingkat, perlengkapan sholat, air conditioning, toilet, tempat wudhu, lift bagi lansia dan penyandang difabel, poliklinik, madrasah, perpustakaan dan lain sebagainya.

Selain itu para pengunjung juga dibebaskan untuk berfoto di sekitar halaman masjid asalkan tetap menjaga kesopanan.

Tips Berkunjung

Mengingat bahwa kawasan ini adalah lokasi tempat beribadah, maka ada beberapa tips berkunjung yang penting untuk diperhatikan baik para wisatawan muslim maupun non-muslim.

Jaga Sopan Santun

Selama berada di dalam, jugalah sikap dan perkataan Anda. Usahakan untuk tidak mengeluarkan suara berisik karena meski bukan jam sholat, masjid masih aktif digunakan untuk beribadah.

Jaga Kebersihan

Usahakan untuk tidak membawa makanan ke dalam. Kalau memang pun berada di kondisi harus makan, jagalah sampah Anda dan pastikan tidak ada remah-remah yang ketinggalan di karpet atau lantai.

Pakai Pakaian yang Sopan

Sebenarnya pihak pengelola sudah menyediakan sarung atau kain untuk menutupi kaki atau kepala untuk para wisatawan, khususnya turis mancanegara. Tetaplah usahakan menggunakan pakaian yang sopan dari rumah.

Demikian penjelasan kita mengenai Masjid Istiqlal Jakarta. Semoga artikel di atas bagi Anda yang ingin menikmati bulan Ramadhan 2021 dengan wisata religi di berbagai tempat ibadah di Indonesia. Sampai jumpa di pembahasan destinasi liburan lainnya!

Baca juga: Masjid Agung Palembang – Sejarah, Alamat dan Hotel

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *