Sejarah Masjid Agung Palembang, Kemegahan Arsitektur 3 Negara

Masjid Agung demak
goodnewsfromindonesia.id
Daftar isi

Masjid Agung Palembang adalah satu satu masjid paling bersejarah dan tua di Indonesia. Bahkan sejak tahun 2009, masjid ini telah resmi dijadikan sebagai salah satu cagar budaya Indonesia yang dilindungi. 

Nilai historisnya tidak kalah dengan kemegahan arsitektur dan fungsinya sebagai pusat peradaban. Baik di Indonesia khususnya kota Palembang dan kawasan ASEAN. 

Terletak di kawasan yang strategis dengan pusat pemerintahan, sungai Musi, dan Jembatan Ampera membuat masjid ini tidak pernah sepi pengunjung.

Lewat keunggulan-keunggulan tersebut, masjid ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata bagi Sobat Advontura yang ingin melakukan wisata religi. Ingin tahu informasinya lebih lanjut? Yuk simak artikel di bawah ini.

Sejarah Masjid Agung Palembang

Sejarah masjid ini sudah dimulai semenjak penjajahan Belanda di Indonesia. 

Artikel Terkait

Hal ini bermula karena adanya perang antara masyarakat dan penjajah Belanda pada tahun 1659 selama lima hari lima malam. Akibat perang itu, satu masjid terbakar habis.

Akhirnya Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo membangun sebuah masjid baru tepat di sebelah masjid yang terbakar tersebut. Pembangunan masjid ini juga berlangsung lama dan mendapatkan beberapa renovasi.

Renovasi terbesar dilakukan pada tahun 1999 oleh Gubernur Laksamana Muda H Rosihan Arsyad. Hasil dari berbagai pembaruan ini sebanding dengan kecantikan dan kemegahan Masjid Agung Palembang sekarang.

Berdasarkan hal tersebut pula, nama Masjid Agung Palembang secara resmi menjadi Masjid Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo

Alamat Masjid Agung Palembang

Masjid ini berada di kawasan Kesultanan Palembang, belakang Benteng Kuto Besak dekat dengan aliran Sungai Musi dan Jembatan Ampera.

Alamat masjid ini secara pemerintahan berada di Jalan Jendral Sudirman, 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Pelamebang.

Bagi Anda yang ingin berkunjung ke Jembatan Ampera dari masjid ini, Anda hanya perlu waktu sepuluh menit dari alamat untuk sampai ke jembatan.

Jika Anda masih kesusahan mencari lokasi, masjid ini juga tepat berseberangan dengan bundaran Masjid Agung Palembang yang terkenal di sana. Jadi, jangan khawatir kesasar, ya!

Wisata Masjid Agung Palembang

Keindahan Masjid Agung Palembang
Keindahan Masjid Agung Palembang (Photo By animarsela25.wordpress.com)

Salah satu tipe wisata yang paling diminati di sini adalah tipe wisata religi. Banyak orang dalam dan luar negeri yang tertarik untuk datang dikarenakan nilai historisnya atau sekedar mengikuti kegiatan keagamaan yang digelar rutin di sini.

Berikut Advontura berikan beberapa info penting dan rekomendasi kegiatan yang bisa dilakukan jika Anda ingin berkunjung ke masjid ini.

Jam Buka Masjid Agung Palembang

Masjid ini buka selama 24 jam penuh. Hingga tidak jarang banyak orang yang sering tinggal sampai malam untuk menunggu waktu sholat Tahajud atau hanya sekedar beristirahat.

Tarif Parkir Masjid Agung Palembang

Tarif parkir di sini menggunakan tarif parkir progresif, yaitu sistem pembayaran yang dihitung berdasarkan lama waktu parkir sesuai dengan peraturan pemerintah sekitar.

Namun menurut pengurus masjid, para pengunjung tidak perlu khawatir karena pelayanan dan keamanan tempat parkir telah ditingkatkan.

Menikmati Kemegahan Arsitektur Islam 3 Negara

Salah satu yang menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke sini adalah arsitektur masjid yang terinspirasi dari gaya 3 negara sekaligus, yaitu Indonesia, Eropa dan China.

Gaya Nusantara dapat dilihat dari undakan masjid berbentuk limas. Bentuk ini juga masih terinspirasi oleh gaya-gaya masjid Indonesia yang masih dipengaruhi budaya Hindu-Jawa.

Gaya Eropa terlihat dari pintu masuk megah dan meterial yang dibanguan dengan marmer serta kaca berasal dari Eropa. Sedangkan gaya China dapat dilihat dari atap masjid yang berbentuk limas berundak tiga seperti klenteng.  Perpaduan tiga gaya di atas juga menjadi salah satu bukti akan keragaman budaya kota Palembang.

Baca juga: The Lost World Castle Jogja – Sejarah, Tiket, dan Lokasi

Ikut Kegiatan Rutin

Bagi Anda yang penasaran dengan berbagai kegiatan yang ada di masjid agung ini, Anda bisa mencoba untuk ikut beberapa kegiatan harian, bulanan hingga tahunan tanpa dipungut biaya.

Kegiatan harian yang bisa diikuti seperti shalat rawatib lima waktu dan dakwah masjid yang bertujuan untuk selalu mengingat Allah dan memperkenal kan Islam.

Sementara, kegiatan mingguannya seperti mengkaji kitab kuning bersama ulama-ulama kota Palembang. Lewat kegiatan ini Anda bisa bertemu langsung dengan para ulama tekemuka di kota Palmebang. Lalu, kegiatan tahunannya berupa perayaan hari besar Islam seperti, Idul Fitri, Idul Adha dan lain sebagainya. 

Selain itu, masjid berikut juga sering mengadakan pembacaan Al Qur’an satu juz satu malam setelah salat tarawih selama bulan Ramadhan.

Beribadah

Bagi Anda yang beragama Islam, wajib rasanya untuk mencoba beribadah atau sholat di masjid, baik sholat wajib dan sholat sunnah. Kenyamanan Anda dalam beribadah di sini dijamin dengan beberapa fasilitasnya yang disediakan seperti penitipan barang dan sandal, tempat wudhu dan kamar mandi yang luas serta bersih. 

Material bangunan yang terbuat dari marmer dan kaca membuat masjid ini selalu teduh maupun dingin dari pagi sampai malam. Kontras dengan cuaca kota Palembang yang panas, suasana di masjid ini selalu sejuk, tapi juga tidak berisik sehingga membuat ibadah Anda semakin nyaman.

Hotel Dekat Masjid Agung Palembang

Wisata di Masjid Agung Palembang
Masjid Agung Palembang (Photo By bujangmasjid.blogspot.com)

Banyak hotel tersedia di sekitar masjid ini dengan berbagai varian harga dan juga fasilitas. Mulai dari harga Rp 80.000,00 hingga Rp 2.000.000,00 ada di sekitar masjid dan Jembatan Ampera.

Khusus bagi Anda yang ingin menikmati suasana malam Kota Palembang khususnya di kawasan masjid ini, tidak ada salahnya bagi sobat Advontura untuk menginap satu malam di beberapa hotel yang tersedia.

Beberapa rekomendasi penginapan yang bisa Anda coba yaitu, Ayola Santosa Palembang, Capital O 2064 Kartika Sriwijaya, Emilia Hotel, dan Catania LRT Cinde Palembang.

Demikian informasi tentang salah satu masjid tertua dan paling bersejarah di Indonesia ini. Semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari info tentang wisata religi atau bagi Anda yang ingin berkunjung ke sini. 

Jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihannya selama berkunjung, ya. Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya!

Baca juga: Benteng Vredeburg Yogyakarta – Tiket dan Sejarahnya

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *