Kampung Warna Warni Jodipan – Rute hingga Tiket Masuk

kampung warna-warni
travel.kompas.com
Daftar isi

Kampung Jodipan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kampung Warna Warni Jodipan merupakan sebuah kampung di Malang yang terletak dibawah jembatan rel kereta api yang kini telah diubah menjadi sebuah kampung wisata yang indah dan pastinya menarik.

Keberadaan objek wisata ini pastilah sudah tidak asing lagi bagi penduduk Malang dan sekitarnya. Wisata Kampung Warna Warni Jodipan malang juga sering dikenal dengan sebutan kampung pelangi karena ratusan rumah penduduk yang ada di kampung ini di cat dengan kurang lebih 17 warna yang berbeda.

Tidak hanya rumah warganya saja, dinding serta jalan yang ada di kampung ini semuanya dicat dengan warna – warna yang cukup mencolok. Jika dilihat sekilas, kampung pelangi ini terlihat mirip dengan perkampungan yang ada di Brazil. 

Kampung Warna Jodipan resmi dibuka untuk umum pada bulan September 2016. Kampung wisata ini diresmikan langsung oleh Walikota Malang H. Mochamad Anton. Sebelum diubah menjadi kampung wisata, kampung Jodipan awalnya merupakan sebuah perkampungan yang cukup kumuh.

Namun karena ide dari salah satu warga, akhirnya warga kampung bekerjasama untuk mengubah dan menghias lokasi kampung yang awalnya kurang terawat ini menjadi sebuah kampung wisata yang unik.

Artikel Terkait

Tidak kalah dengan objek wisata terkenal lain seperti Museum Angkut, Jawa Timur Park, dan objek wisata lain yang ada di Malang dan sekitarnya, Kampung Pelangi juga memiliki jumlah pengunjung yang tidak kalah banyaknya.

Banyak wisatawan tertarik untuk mengunjungi kampung Pelangi Jodipan karena penasaran dengan kampung yang penuh warna ini. Keunikan kampung Jodipan telah tersebar luas karena beberapa wisatawan yang telah berkunjung membagikan foto – fotonya melalui akun media sosial.  

Di sekitar kawasan Kampung Pelangi ini terdapat banyak spot foto menarik dan unik. Beberapa tembok – tembok yang ada di sekeliling kampung juga dihiasi oleh lukisan 3D sehingga terlihat lebih mencolok dan dapat dijadikan sebagai latar belakang selfie.

Lorong – lorong depan rumah warga juga dihiasi dengan payung penuh warna yang menggantung sehingga memberikan kesan suasana yang lebih teduh.

Salah satu hal yang membuat wisata ini menaik adalah adanya jembatan Kaca yang menjadi penghubung antara wisata Kampung Warna Warni Jodipan Malang dengan Kampung Tridi. Jembatan yang diresmikan pada Oktober 2017 ini menjadi magnet tersendiri untuk menarik minat wisatawan.

Wisatawan dapat mengambil foto dengan pemandangan kampung pelangi dari jembatan ini. Konstruksi dari Jembatan Kaca adalah hasil rancangan Mahatma Aji dan juga Khoirul, dua mahasiswa Teknik SIpil Universitas Muhammadiyah Malang.

Pembangunan jembatan ini mendapat bantuan dari PT Indah yang merupakan sebuah perusahaan cat asal Malang. Pembangunan jembatan dimulai pada bulan Juni dan rampung pada bulan September 2017.

Jembatan kaca dengan panjang 25 meter ini dibuat dengan warna yang cukup mencolok yaitu warna kuning emas. Jembatan kaca ini berada di ketinggian 9.5 meter dan mampu menampung maksimal 50 orang dengan beban 250 kg. 

Rute Perjalanan dan Alamat Kampung Warna Warni Jodipan Malang

Keindahan kampung warna warni
Keindahan kampung warna warni (Photo by travel.okezone.com)

Sesuai dengan namanya, alamat Kampung Warna Warni Jodipan berada di Kampung Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Lokasi kampung ini berada tak jauh dari pusat kota dan stasiun sehingga mudah untuk ditemukan.

Rute menuju kampung wisata Jodipan juga sangat mudah untuk dilalui, jika wisatawan memulai perjalanan dari Stasiun Malang Kota Baru, maka wisatawan hanya perlu melaju ke arah Jalan Trunojoyo menuju Jalan Gatot Subroto.

Setelah melewati Jembatan Brantas, perjalanan dilanjutkan dengan belok kiri menuju gang dimana lokasi wisata berada. Perjalanan dengan rute ini hanya membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit jika perjalanan lancar tanpa macet.

Rute selanjutnya adalah dari arah Stasiun Malang Kota Lama. Dari stasiun, wisatawan hanya perlu mengambil jalan lurus menuju arah Jalan Laksamana Martadinata. Setelah itu perjalanan lanjut menuju Jalan Gatot Subroto hingga melewati Jembatan Brantas.

Dari jembatan Brantas kemudian belok kiri menuju gang masuk Kampung Jodipan yang berada di kiri Jalan. Rute perjalanan ini memakan waktu 5 menit lebih singkat jika dibandingkan rute perjalanan sebelumnya. 

Baca juga: Alun Alun Batu – Wisata Kuliner Hingga Bermain Bianglala

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk

Wisata kampung warna warni
Wisata kampung warna warni (by jejakkrismon.com)

Tiket masuk Kampung Warna Warni Jodipan Malang dibanderol dengan harga sangat murah. Wisatawan hanya perlu membayar biaya masuk sebesar Rp 3.000 per orang untuk mengeksplor kawasan kampung penuh warna ini.

Tiket masuk Kampung Warna Warni Jodipan ini berbentuk sebuah stiker yang dapat digunakan sebagai kenang – kenangan. Bagi para wisatawan yang berkunjung dengan membawa kendaraan pribadi, maka akan dikenai tarif  parkir yang terpisah dengan harga tiket masuk.

Untuk kendaraan roda dua akan dikenai tarif parkir sebesar Rp 2.000, sedangkan untuk kendaraan roda empat biaya parkirnya sebesar Rp 5000.

Jika wisatawan datang bersama rombongan dengan menaiki bus pariwisata, maka akan dikenai biaya parkir mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 25.000. Fasilitas umum yang tersedia di kawasan kampung wisata ini dapat terbilang cukup lengkap dan memadai.

Fasilitas umum yang ada di kawasan ini antara lain tempat parkir kendaraan, toilet umum, kios – kios milik warga yang menjual buah tangan khas objek wisata Jodipan, hingga pedagang penjual makanan dan juga minuman semua lengkap tersedia.

Kampung Warna Jodipan dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 7 pagi hingga 6 malam. Selama berada di kawasan kampung wisatawan diharapkan menjaga kebersihan dan tidak mencoret atau mengotori tembok yang ada di sekitar wisata kampung Jodipan.

Baca juga: Malang Smart Arena – Lokasi, Tiket, Jam Operasional

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *