5 Jalur Pendakian Gunung Merbabu, Fakta, dan Mitos

Gunung Merbabu (@merbabu.mountain on Instagram)
Daftar isi

Advonturers, apakah kamu gemar mendaki gunung? Tentu kamu sudah familiar dengan nama Gunung Merbabu, bukan? Destinasi di Jawa Tengah ini menyimpan segudang keindahan alam untuk menyambut para pengunjung. Yuk, cari tahu lebih dalam lewat penjelasan berikut ini!

Letak dan Ketinggian Gunung Merbabu

Gunung Merbabu terletak di wilayah timur Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Magelang, Salatiga, Semarang, dan Boyolali. Puncak Gunung Merbabu sendiri mempunyai ketinggian 3.142 mdpl.

Letaknya yang saling berdekatan dengan Gunung Merapi menjadikan pemandangan di atas puncak sangatlah cantik dan pastinya memanjakan mata. Berbekal hamparan padang sabana yang indah dan mengagumkan, gunung api nonaktif yang satu ini menjadi destinasi favorit para pecinta alam, terutama kalangan pendaki gunung.

Berbicara soal gunung api yang identik dengan letusan, sebagai info, Gunung Merbabu meletus terakhir kali pada tahun 1797 alias sudah ratusan tahun yang lalu.

Fakta dan Mitos Gunung Merbabu

Watu Gubug (xplorewisata.com)

1. Sumber Mata Air Masyarakat

Gunung Merbabu menjadi sumber mata air bagi masyarakat yang tinggal di sekitarnya. Di samping itu, pada jalur pendakian Wekas dan Suwanting, terdapat pula sumber air yang melimpah di beberapa area posnya sehingga kamu pun tidak perlu takut akan kehabisan air minum.

Artikel Terkait

2. Habitat Flora dan Fauna

Taman Nasional Gunung Merbabu yang berdiri pada tanggal 4 Mei 2004 silam merupakan habitat beragam flora fauna yang dilindungi dan dilestarikan. Peresmian tersebut merupakan upaya pelestarian alam secara konservatif sekaligus diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

3. Jalur yang Ekstrim Ketika Cuaca Dingin

Cuaca di area gunung memang terkadang sulit untuk ditebak. Sama halnya di Merbabu, cuaca dingin disertai hujan lumayan menciptakan tantangan tersendiri bagi kaum pendaki sehingga harus tetap waspada dan berhati-hati saat melalui jalur-jalurnya.

4. Watu Gubug

Sewaktu melewati Jalur Thekelan, kamu akan menemukan sebuah tumpukan batu yang berbentuk mirip seperti goa kecil. Tempat tersebut bernama Watu Gubug. 

Berdasarkan mitos yang beredar di masyarakat lokal, Watu Gubug adalah gerbang menuju kerajaan mistis di Gunung Merbabu yang mempunyai penjaga gaib. Penjaga tersebut bertugas untuk menghentikan siapa saja yang mempunyai niat buruk saat memasuki goa tersebut. 

Faktanya, Watu Gubug sering kali menjadi tempat para pendaki untuk berteduh dan berlindung dari hujan di Merbabu.

5. Savannah Indah di Tengah Gunung

Gunung Merbabu mempunyai sejumlah padang savannah atau sabana yang sangat populer di kalangan pendaki, yaitu Sabana I dan Sabana II. Tidak hanya sebagai pos peristirahatan, keduanya juga menyuguhkan pemandangan yang luar biasa indahnya.

Syarat Mendaki Gunung Merbabu

Sebelum kamu memutuskan untuk melakukan pendakian, alangkah baiknya kamu memperhatikan sejumlah persyaratan berikut ini.

  1. Melakukan pendaftaran (booking) online terlebih dahulu melalui situs resmi www.tngunungmerbabu.org
  2. Pendakian harus dilakukan minimal oleh tiga orang (tidak boleh solo hiking)
  3. Telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 sebanyak dua kali dibuktikan dengan data aplikasi PeduliLindungi
  4. Wajib memakai dan menyiapkan masker minimal 3 buah/orang dan membawa hand sanitizer
  5. Calon pendaki berusia 15 tahun ke bawah harus melampirkan surat pernyataan dari orang tua lengkap dengan tanda tangan basah di atas materai Rp 10.000
  6. Membawa peralatan lengkap untuk mendaki, khususnya saat memutuskan menginap. Mulai dari jaket, sleeping bag, nesting, kompor, matras, tenda , jas hujan, sepatu tracking/ gunung, dan tumbler
  7. Mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, dan berada dalam kondisi tubuh yang bugar

Tarif Biaya Masuk Gunung Merbabu

Apabila ingin mengunjunginya, kamu tidak perlu khawatir sebab destinasi ini buka setiap hari selama 24 jam. Harga tiket masuknya pun masih bersahabat yakni hanya Rp 15.000 per orang.

Jalur Pendakian Gunung Merbabu untuk Pemula

Puncak Merbabu (@merbabu.mountain on Instagram)

Terdapat 5 jalur pendakian yang berbeda-beda menuju Gunung Merbabu. Setiap jalur jelas menawarkan panorama dan mempunyai tingkat kesulitannya masing-masing. Berikut rinciannya.

1. Jalur Pendakian Selo

Dari kelima jalur pendakian Gunung Merbabu, Selo merupakan jalur favorit dan paling terkenal bagi kalangan pendaki gunung. Di samping medan yang terbilang lebih mudah, perjalanan via Selo pun sangat cocok untuk pemula.

Selo adalah nama sebuah desa di Kabupaten Boyolali. Desa ini terletak tepat di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu sehingga kawasannya diibaratkan sebagai titik awal pendakian, baik untuk Merapi maupun Merbabu.

Kalau sudah sampai di Desa Selo, kamu dapat mencari basecamp untuk beristirahat. Yang paling populer yakni basecamp Pak Bari dan ada juga basecamp Pak Parman.

2. Jalur Pendakian Wekas

Jalur yang berada di kabupaten Magelang ini mempunyai medan tidak begitu curam dengan suguhan panorama yang ciamik. Sesampai di basecamp, pendaki dapat memesan makanan dan minuman yang tersedia.

3. Jalur Pendakian Tekelan

Thekelan merupakan nama daerah di Kopeng, Kec. Getasan, Kab. Semarang. Walaupun begitu, karena wilayahnya lebih banyak berada di Salatiga, tidak jarang tempat ini disebut jalur pendakian dari Salatiga.

Basecamp Thekelan bertempat di antara deretan rumah warga setempat. Menariknya, terdapat ‘perpustakaan gunung’ di sini yang menghadirkan aneka koleksi buku.

4. Jalur Pendakian Gancik

Terletak di Desa Selo, Kec. Selo, Kab. Boyolali, Jalur Gancik ternyata masih satu kompleks dengan Jalur Selo. Sesudah sampai di Jalan Kecamatan Selo, nantinya kamu akan menjumpai plang “Basecamp Gancik”. Tempatnya sendiri terletak sekitar 1 km ke atas dengan beberapa rumah warga yang kerap menjadi pos peristirahatan.

5. Jalur Pendakian Suwanting

Terakhir, ada jalur pendakian terbaru yakni via Suwanting. Menurut cerita setempat, trek yang satu ini dulunya sempat buka pada tahun 1990-1998, tetapi tutup setelah tahun 1998. Barulah pada pertengahan bulan Maret 2015, pendaki dapat melewati area ini kembali.

Pengunjung dapat beristirahat, menginap, serta mengisi perut dalam basecamp Suwanting Indah yang berada di Dusun Suwanting, Kec. Sawangan, Kab. Magelang.

Bagaimana, apakah Advonturers tertarik untuk mendatangi Gunung Merbabu? Objek alam ini sangat cocok untuk kamu tambahkan ke dalam daftar gunung yang wajib didaki, apalagi pemandangan indahnya yang pasti akan langsung memanjakanmu.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *