1. Danau
  2. Wisata Alam

Danau Tolire, Wisata Alam yang Terkenal di Ternate!

Danau Tolire menjadi salah satu destinasi wisata di Pulau Ternate, Maluku Utara. Pulau Ternate tidak hanya kaya akan rempah-rempah, namun juga keindahan alam yang menjadikannya sebagai destinasi wisata para wisatawan.

Selain pemandangan Danau Tolire yang menarik perhatian, terdapat legenda yang tersimpan sehingga menarik perhatian pengunjung dan masih dipercaya oleh masyarakat hingga saat ini. Danau tersebut juga mempunyai keunikan yang membuat para pengunjung penasaran untuk membuktikannya. 

Penasaran bagaimana keunikan dan keindahan Danau Tolire? Yuk, simak penjelasan berikut ini.

Letak Geografis Danau Tolire

Danau Tolire terletak di Kota Ternate, Maluku Utara di bawah Gunung Gamalama, yaitu gunung api tertinggi di Maluku Utara. Danau ini terletak sekitar 10 km dari pusat kota Ternate yang memiliki legenda menarik selain bentuknya yang unik. 

Ternyata, danau ini terdiri dari dua, yang mana masyarakat lokal menyebutnya dengan Danau Tolire Besar dan Danau Tolire Kecil. Jarak antara kedua danau tersebut hanya sekitar 200 meter.

Keunikan Danau Tolire

danau-tolire
Sumber: kompas

Danau Tolire Besar adalah danau yang paling unik dibandingkan dengan Danau Tolire Kecil, karena bentuknya seperti loyang raksasa yang mempunyai luas sekitar 5 hektar dan kedalamannya bisa mencapai 50 meter dari tepi atas hingga permukaan air danau dan terhubung langsung ke laut.

Danau ini merupakan danau air tawar yang memiliki banyak ikan yang hidup disana. Namun, penduduk lokal tidak berani menangkap ikan atau mandi di danau tersebut, karena mereka percaya bahwa terdapat banyak buaya yang hidup. 

Keunikan lainnya dari danau ini yaitu hingga saat ini, belum ada satu pun orang yang berhasil melempar batu ke dasar danau. Setiap lemparan, sepanjang apapun, biasanya hanya akan berakhir di pinggir danau atau kembali ke tebing tempat berpijak. 

Bahkan para penjual makanan sekitar Danau Tolire sampai menjual batu kerikil untuk menunjukkan bahwa tidak ada satu pun orang yang dapat melempar batu ke tengah danau. Walaupun, kamu melemparnya dari pinggiran atas danau, yang mana air danau tampak seperti berada di bawah kaki. 

Baca juga: Pantai Pulisan, Pantai Indah nan Eksotis di Sulawesi Utara

Sejarah Danau Tolire

Menurut sejarah, Danau Tolire Besar memiliki banyak harta berharga yang tersimpan di dalamnya. Harta-harta tersebut merupakan harta Kesultanan Ternate ketika mereka dijajah oleh tentara Portugis pada abad ke-15. Masyarakat Ternate membuang harta berharganya ke dalam danau untuk mencegah dirampas oleh tentara Portugis.

Sejauh ini, belum ada lembaga atau kelompok yang secara khusus menyelidiki danau tersebut. Namun, pernah ada seorang anggota Brimob yang menyelidiki Danau Tolire Besar menggunakan sonar untuk menemukan sesuatu di dasar danau tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa ada barang logam di dasar danau.

Danau Tolire Sebagai Destinasi Wisata

danau-tolire-sebagai-destinasi-wisata
Sumber: beritadetik

Danau Tolire merupakan salah satu tempat destinasi wisata alam yang terkenal di Maluku Utara. Saat mengunjungi Danau Tolire Besar, kamu juga bisa menikmati wisata alam lainnya, seperti pemandangan puncak Gunung Gamalama yang menyuguhkan keindahan pemandangannya.

Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi benteng peninggalan Portugis dan makam Sultan Babullah, serta Sultan Ternate yang paling terkenal. Dengan jarak hanya 3 kilometer dari Danau Tolire Besar, kamu bisa menemukan Pantai Sulamadaha yang menawarkan pemandangan pasir putih yang indah. Kamu dapat menyewa perahu untuk memancing ikan atau menyelam untuk menikmati pemandangan bawah laut di sekitar pantai.

Mengunjungi Danau Tolire Besar dan Tolire Kecil tidaklah sulit. Kamu bisa mencapai ke lokasi dalam waktu sekitar 10 menit dari pusat kota Ternate menggunakan mobil carteran seharga Rp250.000 per hari atau menyewa ojek sepeda motor seharga Rp10.000 per jam. 

Keindahan Danau Tolire

danau tolire ternate
Sumber: instagram

Danau Tolire tetaplah danau yang indah terlepas dari kisah legenda yang memilukan. Danau seluas 5 hektar dengan kedalaman 50 meter tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi danau tersebut. 

Selain itu, Danau Tolire Besar dan Danau Tolire Kecil menjadi tempat yang ideal untuk menikmati matahari terbenam dengan latar lautan biru yang indah saat sore tiba. Para penduduk lokal juga memanfaatkan keadaan tersebut untuk berdagang. Para wisatawan yang menghabiskan waktu untuk berwisata ke Danau Tolire bisa membeli pisang goreng dan kelapa muda yang dijual oleh para pedagang lokal.

Baca juga: Pantai Trikora: Daya Tarik, Rute & Harga Tiket Masuk

Sejarah Kisah Pilu Danau Tolire

Cerita asal-usul Danau Tolire menjadi salah satu cerita legenda rakyat Ternate yang masih teringat hingga saat ini.  Masyarakat setempat mengatakan bahwa Danau Tolire Besar dan Tolire Kecil dulunya adalah sebuah kampung yang masyarakatnya hidup dengan makmur. 

Hingga suatu hari, ada seorang ayah yang melakukan hubungan seksual dengan putrinya hingga sang putri hamil. Padahal, sang ayah merupakan seorang pemimpin yang terhormat di desa kaki Gunung Gamalama. 

Setelah penduduk desa mengetahui hubungan memalukan itu, ayah dan putrinya mendapat hukuman sosial dan masyarakat mengusirnya dari desa. Mereka pergi dari desa dalam keadaan malu, namun sebuah gempa bumi besar melanda desa tersebut sebelum mereka pergi. Masyarakat yang percaya bahwa gempa tersebut merupakan hukuman dari Yang Maha Kuasa atas perbuatan buruk ayah dan putrinya. 

Setelah terjadinya gempa, tanah pun runtuh dan air bermunculan menenggelamkan desa dan penduduknya. Desa tersebut akhirnya berubah menjadi danau besar yang yang sekarang terkenal se Danau Tolire besar. 

Kutukan pun terus berlanjut karena sang putri berhasil melarikan diri ke tepian pantai, sehingga gempa bumi terjadi lagi dan melanda tanah tempat ia berpijak sehingga membentuk danau lain yang lebih kecil yang sekarang terkenal dengan sebutan Danau Tolire kecil. 

Masyarakat Ternate hingga saat ini masih mempercayai legenda ini. Mereka menganggap Danau Tolire Besar sebagai representasi dari sang ayah yang terkutuk dan Danau Tolire Kecil sebagai representasi dari keberadaan putri sang ayah.

 

Baca juga: Mengenal Pesona Wisata Air Terjun Bajuin Yang Eksotis di Kalsel

Nah, itu tadi penjelasan lengkap mengenai Danau Tolire, mulai dari letak geografisnya, keunikan, keindahan, sejarah, hingga kisah pilunya. Gimana nih, Sobat Advontura, apa sudah tertarik untuk mengunjungi wisata Danau Tolire? 

Jika kamu berkunjung ke Ternate, Maluku Utara jangan lupa untuk mengunjungi Danau Tolire yang terkenal ini, yaa. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kamu yang ingin berkunjung ke Danau Tolire. Selamat liburan, Sobat Advontura!

 

Tidak ada komentar

Komentar untuk: Danau Tolire, Wisata Alam yang Terkenal di Ternate!

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ARTIKEL TERBARU

    Pesona alam Indonesia memang tidak terbantahkan. Selain hamparan pasir pantai yang memanjang, gunung-gunung yang kokoh berdiri, serta taman wisata alam yang memukau. Tapi, tahukah kalian pesona lain yang tidak kalah hebatnya adalah wisata air terjun. Air Terjun Banyumala atau Banyumala Waterfall merupakan salah satu air terjun yang terkenal di Provinsi Bali.  Air Terjun Banyumala menyimpan […]
    Hempas sejenak keramaian kota, saatnya Pemandian Kalireco merupakan pemandian alami yang berada di Desa Kalirejo, Kabupaten Malang. Konon, wisata ini cocok untuk kalian apalagi para muda-mudi yang bosan dengan wisata lainnya.  Pemandian Kalireco merupakan salah satu kolam pemandian alami yang ada di Malang Provinsi Jawa Timur, tepatnya berada di Desa Kalirejo.Ciri khas yang menonjol dari […]

    Trending

    Secara historis, Padang Pariaman merupakan kota yang terkenal dengan pusat pembelajaran agama Islam tertua di sisi barat pantai Sumatera. Berbicara tentang Padang Pariaman, daerah ini menyimpan panorama laut yang indah dan memukau. Salah satu pantai yang patut kalian kunjungi adalah Pantai Gandoriah. Melansir indonesiakaya.com, ia menjadi salah satu pantai yang terkenal dengan keindahannya serta lingkungan […]