Legenda Candi Sewu Jogja, Lokasi hingga Tiket Masuknya

Candi Sewu Jogja
Daftar isi

Candi Sewu yang terdapat di Lembah Prambanan telah menjadi bukti penyebaran agama Buddha sekaligus indahnya toleransi yang ada di Indonesia sejak ribuan tahun lamanya. 

Selain kemegahannya yang syarat dengan nilai sejarah, cerita Candi Sewu yang penuh dengan misteri menjadi daya tarik tersendiri di kalangan pengunjung. Bahkan merajan ini telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya oleh UNESCO. Penasaran dengan info lengkapnya? Yuk ikuti terus tulisan di bawah ini. 

Legenda Candi Sewu Jogja

Salah satu hal yang tidak bisa dilepaskan dari merajan ini adalah legenda Candi Sewu tentang kisah Putri Roro Jonggrang dan Pangeran Bandung Bondowoso.

Kisah ini bermula ketika ayah dari Putri Roro Jonggrang meninggal di medan perang karena dikalahkan oleh Pangeran Bandung Bondowoso. 

Terpikat kecantikan sang Putri, Bandung Bondowoso bertekad untuk memperistrinya. Namun karena mengetahui kalau ayahnya telah dibunuh oleh sang Pangeran maka Ia memberikan syarat untuk dibuatkan 1.000 candi dalam satu malam.

Artikel Terkait

Tanpa disangka, Bandung Bondowoso bisa menyanggupinya dengan mudah lewat bantuan makhluk halus. Khawatir kalau 1.000 candi akan selesai, akhirnya Roro Jonggrang berbuat curang.

Setelah mengetahui kalau dia telah dicurangi oleh sang Putri, Bandung Bondowoso marah besar dan memberikan kutukan kepada Roro Jonggrang untuk menjadi candi yang ke 1.000. Begitulah nama “Sewu” atau “Seribu” berasal.

Sejarah Candi Sewu Jogja

Terlepas dari legendanya, fungsi Candi Sewu Klaten ini sebenarnya adalah sebuah tempat ibadah untuk orang Buddha. Bahkan kawasan ini merupakan vihara terbesar kedua setelah Borobudur.

Sejarah Candi Sewu Jogja di mulai pada masa pemerintahan Raja Rakai Panangkaran dan Rakai Pikatan di abad ke 8 Masihi yang beragama Hindu. Awalnya bangunan ini bernama “Prasada Vajrasana Manjusigra” atau “Tempat Wajra Bertahta untuk Mencapai Bodhisattva”.

Meskipun dibangun pada Kerajaan Mataram yang bercorak Hindu, candi ini mendapatkan corak agama Buddha arena pengaruh Wangsa Syailendra dan pernikahan besar antara agama yang berbeda. 

Oleh sebab itu, letak Candi Sewu Jogja ini masih berada di kawasan Prambanan yang memiliki corak agama Hindu. Meskipun memiliki latar belakang yang berbeda, keduanya saling menjaga kerukunan dan toleransi. 

Kompleks Candi Penuh Makna

Candi sewu jogja dan keindahanya
Candi Sewu (Photo by visitingjogja.com)

Meskipun diambil dari kata “Seribu”, sebenarnya jumlah candi yang ada di kelompok ini terdiri dari 249 candi. Jika lebih dirinci, di kawasan ini memiliki 1 candi utama, 8 candi pengapit dan 240 candi perwira yang mana setiap jenisnya memiliki keunikan masing-masing.

Gugusan candi ini mempunyai pola yang disebut sebagai Mandala Wajradhatu yang memiliki makna perwujudan alam semesta dengan satu bangunan utama di tengahnya dan candi kecil yang mengelilinginya.

Candi utama sendiri berbentuk poligon dengan 20 sisi. Sedangkan di dalamnya terdapat lima ruangan dengan landasan bunga teratai dan patung Buddha setinggi 4 meter. Sayangnya, arca ini sudah tidak dapat ditemui lagi karena dijarah oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Wisata Candi Sewu Klaten

Membentang sejauh 185 meter dari arah Utara sampai Selatan dan 165 meter dari Timur hingga Barat. Menyimpan berbagai keunikan dan sejarahnya, fungsi Candi Sewu Klaten sudah berubah menjadi salah satu destinasi wisata. 

Kali ini Advontura telah merangkum berbagai kegiatan liburan yang bisa Anda coba ketika berkunjung di kawasan wisata ini!

Belajar sambil Bermain

Bagi para pengunjung yang ingin melengkapi pengalaman liburan sambil mempelajari budaya dan sejarah dari candi ini, Anda bisa menyewa jasa pemandu wisata yang bisa ditemui sebelum memasuki kawasan ini.

Tarif pemandu wisata juga beragam, untuk mendapatkan penawaran terbaiknya Anda bisa menawar harga terlebih dahulu.

Berkunjung ke Museum Bersejarah

Museum ini terletak di bagian Utara kompleks candi. Fasilitasnya di dalamnya juga keren dengan ruang audio visual dan berbagai display yang menjelaskan tentang cerita Candi Sewu sejak zaman kerajaan hingga upaya pemugarannya.

Berfoto Ria Sambil Berburu Sunset 

Bagi Anda yang sudah sampai di lokasi, jangan sampai lupa untuk mengambil foto di sekitar kawasan candi. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, datanglah saat cuaca cerah karena perpaduan cantiknya arsitektur bangunan dan langit biru akan terlihat lebih jelas dan megah.

Waktu terbaik lainnya untuk mengunjungi kawasan ini adalah di saat matahari terbenam. Semburat orange dari arah Barat dan megahnya bangunana candi akan menjadi panorama luar biasa yang sulit untuk dilewatkan begitu saja.

Bersepeda Mengelilingi Candi

Selain berjalan, para pengunjung dimanjakan dengan fasilitas sepeda yang ada di sekitar kawasan ini. Pengalaman bersepeda mengelilingi gugusan candi akan semakin menyenangkan di pagi hari, ketika cuaca masih sejuk dengan udara yang bersih. 

Baca juga: Wisata Candi Borobudur – Sejarah Hingga Harga Tiket

Menyaksikan Pagelaran Seni “Sendratari Ramayana Prambanan”

Selain berkeliling dan berfoto, para pengunjung juga bisa menyaksikan pagelaran seni setiap hari Selasa, Kamis, dan Jumat mulai pukul setengah 8 malam hingga setengah 10 malam. 

Untuk menonton pertunjukan seni ini, Anda harus berjalan sedikit menuju kompleks Candi Prambanan. Beberapa atraksi yang ditampilkan adalah pentas drama, tari hingga musik jawa.

Letak Candi Sewu Klaten

Letak Candi Sewu Klaten ada di daerah Jalan Raya Solo KM. 16 Klurak Baru, Tlogo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. 

Bagi Anda yang datang dari Yogyakarta, kawasan ini berjarak sejauh 17 kilometer ke arah Solo atau sekitar 35 menit perjalanan. 

Tiket Masuk Candi Sewu Prambanan

Candi Perambanan dan pesonanya
Pesona Candi (Photo by worldofghibli.id)

Harga tiket masuk Candi Sewu Prambanan untuk orang dewasa sebesar Rp40.000,00 dan anak-anak sebanyak Rp20.000,00. 

Sedangkan untuk biaya parkir, para pengunjung cukup membayar Rp2.000,00 untuk kendaraan roda dua dan Rp5.000,00 bagi mobil pribadi.

Jam Buka dan Tutup

Bagi Anda yang ingin pergi ke sini, jam buka Candi Sewu Klaten ini dimulai sejak pukul 6 pagi hingga 5 sore. Sebelum berkunjung, bawalah topi atau payung karena cuaca di kawasan ini saat siang hari cenderung panas dan terik. Selain itu, selama pandemi berlangsung gunakanlah masker dan pastikan Anda datang dalam kondisi sehat.

Fasilitas yang Tersedia

Menjadi salah satu warisan dunia UNESCO, kawasan ini sudah memiliki fasilitas yang lengkap untuk menjamin kenyamanan para pengunjung yang datang. Beberapa di antaranya adalah toilet yang bersih, kursi santai di banyak titik, tempat makan, beberapa penginapan, mushola dan area parkir yang luas.

Penginapan Terdekat

Tidaklah susah untuk mencari penginapan di sekitar kawasan ini. Berbagai hotel, homestay dan guest house tersedia dengan fasilitas dan harga yang bervariasi. 

Beberapa rekomendasi Advontura antara lain OYO 1242 Penginapan RB Syariah, The Eco Village Homestay, Maqmil Homestay Prambanan, Candi View Hotel dan lain sebagainya.

Untuk menginap di beberapa penginapan sekitar kawasan ini, ada baiknya untuk menyiapkan budget mulai dari Rp100.000,00 hingga Rp500.000,00 sesuai hotel yang dipilih.

Tempat Wisata Terdekat Lainnya

Beberapa destinasi liburan yang dapat Anda kunjungi di sekitar kompleks candi ini antara lain Candi Bubrah, Candi Lumbung, Candi Kulon, Candi Gana, dan Candi Lor.

Beberapa destinasi liburan di atas masih berada di kawasan Candi Prambanan dan bisa dicapai dengan berjalan kaki atau mengendarai sepeda.

Demikian pembahasan kita kali ini tentang Candi Sewu Jogja. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi Anda yang sedang berniat untuk berkunjung ke kawasan wisata berserah ini. Sampai jumpa di pembahasan tempat wisata Indonesia menarik lainnya!

Baca juga: Candi Prambanan – Sejarah, Tiket Masuk, & Jam Buka

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *