Menikmati Indahnya Air Terjun Jumog Karanganyar Jawa Tengah

Air terjun Jumog
Air terjun Jumog (sumber: @fajarr_holic on Instagram)
Daftar isi

Sedang berada di Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Karanganyar? Ada baiknya untuk tidak melewatkan destinasi wisata yang satu ini. Segarnya Air Terjun Jumog sudah terkenal di kalangan wisatawan lokal. Penasaran dengan tempatnya? Ikuti terus artikel Advontura di bawah ini!

Nikmati Kesegaran serta Keindahan Air Terjun Jumog Karanganyar

Berada di kaki Gunung Lawu, Air Terjun Jumog merupakan destinasi wisata alam yang tidak boleh dilewatkan bagi Advonturers yang sedang mengunjungi Karanganyar, Jawa Tengah. Dijuluki sebagai surga yang hilang oleh wisatawan, keindahan alam yang disuguhkan oleh air terjun ini memang bukan main-main. Kombinasi air terjun bercabang dua dan rindangnya pepohonan serta tanaman hijau membuat kawasan air terjun ini harus sekali untuk dikunjungi.

Lokasi Air Terjun Jumog

Air Terjun Jumog Karanganyar secara administrasi berlokasi di Jalan Plesungan, Desa Berjo, Kec. Ngargoyoso, Kab. Karanganyar, Jawa Tengah. Kawasan air terjun ini berjarak sekitar 41 kilometer dari pusat Kota Solo. Sedangkan dari pusat Kota Karanganyar, air terjun ini hanya membutuhkan waktu 30 menit perjalanan menggunakan moda transportasi darat. Sepanjang perjalanan, sudah banyak plang penunjuk ke arah lokasi air terjun.

Akses menuju ke Air Terjun Jumog dapat dikatakan tidak begitu mudah dikarenakan letak dari air terjun yang harus sedikit masuk ke dalam wilayah perkampungan. Namun akses jalannya sudah lumayan bagus walaupun harus melalui tanjakan yang tidak terlalu curam. Bagi Advonturers yang membawa kendaraan mobil, sangat disarankan untuk memakai jalur baru yang disediakan agar wisatawan bisa langsung ke air terjun tanpa harus menuruni tangga.

Apabila Advonturers berangkat dari Solo, dapat langsung menuju ke Terminal Karangpandan untuk menuju ke Karanganyar. Lalu setelah dari terminal, Advonturers bisa langsung bergerak ke arah Kebun Teh Ngargoyoso. Setelah sampai, ikuti terus jalan yang akan mengarahkan pengunjung ke sebuah gapura. Nantinya di gapura terdapat pertigaan kecil dan untuk ke Air Terjun Jumog, pengunjung dapat mengambil jalur ke bawah menuju kawasan air terjun.

Artikel Terkait

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk Air Terjun Jumog

Advonturers dapat mengunjungi kawasan air terjun setiap hari termasuk akhir pekan dan hari libur nasional. Kawasan air terjun ini buka setiap hari dari pagi hingga sore. Jam Operasional Air Terjun Jumog dimulai dari pagi hari pukul 08.00 WIB sampai sore hari pukul 17.00 WIB. Wisatawan disarankan untuk mengunjungi air terjun saat langit sedang cerah agar dapat menikmati keindahan alam di sekitar air terjun dengan menyeluruh.

Kemudian agar dapat menikmati keindahan air terjun ini pengunjung akan dikenakan tarif untuk membeli tiket masuk Air Terjun Jumog. Harga tiketnya bisa dikatakan cukup murah. Untuk harga tiket di hari biasa, pengelola mengenakan tarif Rp15.000 per orang. Sedangkan untuk harga tiket di akhir pekan dan tanggal merah, pengelola mengenakan tarif Rp20.000 per orang. 

Untuk biaya parkir di kawasan air terjun, kendaraan roda empat akan dikenakan biaya Rp5.000 per mobil. Sedangkan biaya parkir untuk kendaraan roda dua hanya dikenakan Rp 2.000 per motor. Seluruh harga tiket masuk dan tiket parkir ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dari kebijakan pengelola Air Terjun Jumog.

Mitos Air Terjun Jumog

Air Terjun Jumog yang bercabang dua (Sumber: @adityakurniawanpp on Instagram)
Air Terjun Jumog yang bercabang dua (Sumber: @adityakurniawanpp on Instagram)

Air Terjun Jumog ini memiliki nama lain Air Terjun Pengantin yang diberikan oleh warga sekitar. Disebut demikian karena pada air terjun ini terdapat dua aliran air terjun berdekatan yang mengalir jatuh ke bawah. Dua aliran yang berdekatan tersebut layaknya sepasang pengantin.

Warga sekitar air terjun percaya akan mitos air terjun jumog yang berhubungan dengan pasangan dan percintaan. Berdasarkan desas-desus dari warga sekitar, konon katanya apabila sepasang anak muda yang berpacaran datang ke air terjun ini hubungan mereka akan berlangsung ke tahap pernikahan. Sementara bagi pasangan yang sudah menikah, hubungan keluarganya menjadi semakin harmonis. 

Ragam Aktivitas Seru di Air Terjun Jumog

1. Mencari Kesegaran dengan Bermain Air dan Berenang

Bermain air di sekitaran air terjun (Sumber: @blue_zero96 on Instagram)
Bermain air di sekitaran air terjun (Sumber: @blue_zero96 on Instagram)

Apabila berwisata ke destinasi air terjun, kurang lengkap rasanya apabila tidak mencari kesegaran langsung di bawah derasnya aliran air terjun dan sungai yang mengalir. Air Terjun Jumog yang mengalir dari kaki Gunung Lawu ini memiliki tinggi 30 meter. Dari air terjun tersebut, mengalir air yang jernih serta hempasan air berbentuk bulir embun. Di bawah air terjun terdapat aliran sungai jernih dan menyegarkan yang dapat digunakan untuk berenang.

Derasnya air yang berasal dari pegunungan ini akan membuat badan segar saat bermain air dan berendam di air terjun ini. Pengunjung yang bermain air atau berenang diharapkan untuk membawa pakaian ganti agar tidak kedinginan setelah berendam. Kemudian juga pengunjung dihimbau untuk berhati-hati dalam memilih pijakan di dasar sungai agar tidak terpeleset. 

2. Menikmati Pemandangan Indah di Sekitar Air Terjun

Keindahan Air Terjun Jumog yang memanjakan mata (Sumber: @ulil_1st on Instagram)

Kawasan wisata Air Terjun Jumog Karanganyar menawarkan panorama alam yang bernuansa hijau alami nan sejuk. Derasnya air terjun ditemani dengan rindangnya pepohonan hijau dan tumbuhan paku disekitarnya membuat udara di sekitar air terjun terasa sejuk dan segar. Keindahan panorama alam yang ditawarkan sangatlah indah sehingga banyak wisatawan yang memberi julukan “The Lost Paradise” atau surga yang hilang kepada air terjun ini.

Indahnya air terjun yang terpisah menjadi dua bagian bak pengantin membuat kita ingin melihat lagi keindahannya lebih dekat. Keadaan air terjun yang masih alami membuat banyak burung yang mampir dan berkicau di sekitarnya. Dikarenakan aliran air terjun yang deras, pengunjung yang menikmati pemandangan dari dekat bisa basah terkena percikan air terjun yang mengenai batu sungai.

3. Hunting Foto di sekitaran Air Terjun

Berburu foto indah dari jembatan di atas sungai (Sumber: @sekitartawangmangu on Instagram)
Berburu foto indah dari jembatan di atas sungai (Sumber: @sekitartawangmangu on Instagram)

Karena keindahan alamnya yang tidak diragukan lagi, banyak wisatawan yang mengabadikan foto di sekitaran area Air Terjun Jumog ini. Berfoto di area sekitar air terjun menjadikan foto yang dihasilkan akan berlatar eksotisnya air terjun diiringi dengan hijaunya pepohonan yang rimbun. Pada saat langit cerah, air terjun akan terlihat kejernihannya dan tanaman hijau akan terlihat lebih hijau bersinar.

Terdapat juga sebuah jembatan yang membentang untuk keperluan berpindah dari sisi sungai satu ke sisi sungai yang lainnya. Dikarenakan persis berada di atas sungai dan berhadapan langsung dengan air terjun, jembatan tersebut menjadi salah satu spot favorit yang digunakan oleh wisatawan untuk mengabadikan foto andalannya.

4. Trekking menuju Air Terjun Jumog

Akses tangga menuju air terjun (Sumber: @yudha_kp14)
Akses tangga menuju air terjun (Sumber: @yudha_kp14)

Air Terjun Jumog juga dikenal dengan akses turunnya yang harus melalui 116 anak tangga. Dengan menuruni tangga tersebut, kita bisa melakukan trekking bersama keluarga untuk menuju ke sana. Sambil menuruni tangga sejauh 400 meter, pada jalur trekking akan disuguhkan dengan pemandangan di antara dua bukit dengan tanaman hijau rimbun yang menghiasinya dengan indah nan memukau.

Pada saat perjalanan trekking, pengunjung juga akan bisa melihat pemandangan di sekitar lereng dari Gunung Lawu yang asri. Sesampainya di air terjun, hawa dingin akan seketika terasa bak hawa sejuknya pegunungan. Pengunjung juga dapat melihat sungai muara air terjun serta jembatan yang menghubungkan dua sisi dari jalur trekking menuju air terjun.

5. Bersantai di sekitar Air Terjun sambil Menikmati Kuliner Khas

Bersantai di pinggir sungai sambil menikmati kuliner khas (Sumber: @rumarum1)

Setelah lelah trekking menuju air terjun dan seru-seruan dengan derasnya sungai yang mengalir, pengunjung dapat bersantai di sekitar area air terjun. Pihak pengelola menyediakan area khusus tempat makan bagi para wisatawan. Area ini memiliki kuliner khas berupa Sate Kelinci. Sambil menikmati aliran sungai yang mengalir tenang, pengunjung dapat menikmati sate kelinci dengan beralas meja dan tikar di bantaran sungai.

Baca juga: Air Terjun Lembah Anai: Lokasi, Rute, & Harga Tiket Masuk

Berikut tadi merupakan artikel serba-serbi Air Terjun Jumog Karanganyar. Tertarik untuk mengunjunginya bersama keluarga?

ADVERTISEMENT

Rekomendasi buat Anda

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *